01 Agustus, 2015

PERAN TULANG EKOR DALAM PROSES PENCIPTAAN

Sel-sel lapisan tengah janin memiliki keistimewaan tersendiri. Sel yang diproduksi oleh “pita pertama” ini mampu membagi dirinya untuk membentuk berbagai jaringan sel tubuh dengan berbagai jenis dan spesifikasi. Ia juga mampu bermigrasi untuk membentuk sel-sel dan jaringan-jaringan khusus, serta organ dan sistem tertentu. “Pita pertama” ini akan terus menumbuhkan sel-sel tengah pada tubuh janin dengan gerakan yang cepat sampai akhir minggu ke-4 sejak hari pertama pembuahan. Kemudian, produksi sel yang dilakukan oleh pita pertama itu semakin lambat dan menyebabkan terjadinya penyusutan yang drastis sehingga secara bertahap ukurannya menjadi semakin kecil, bahkan nyaris tak terlihat, dan bagian itu kemudian menarik diri secara berangsur-angsur ke area bokong, yaitu area penyambung tulang tungging janin (the sacrococcygeal region of embryo).
Para ahli genetika dewasa ini mengetahui bahwa sel-sel pita pertama telah dianugerahi oleh Sang Maha Pencipta Allah, kemampuan luar biasa untuk memproduksi sel-sel khusus. Karena itulah ia dikenal dengan sebutan “Sel Pita Pertama Berkemampuan Banyak” (Pleuropotent Primitive Streak Cells). Sel-sel tersebut memiliki kemampuan untuk membentuk seluruh jaringan dan organ tubuh. Bahkan, sel-sel itu dapat tumbuh, dengan izin Allah, kelak pada hari kebangkitan dengan turunnya air khusus dari Langit sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi saw : “Diantara tiupan sangkakala terdapat jeda lamanya 40 (entah 40 hari, bulan atau tahun), kemudian Allah swt menurunkan air dari Langit, sehingga mereka bangkit seperti biji sawi menumbuhkan tunasnya (lalu tumbuhlah seluruhnya seperti tumbuhnya sayur-sayuran). Seluruh bagian tubuh manusia akan hancur kecuali satu tulang, yaitu tulang sulbi (ekor), darinnya (dari tulang ekor) makhluk akan dibangkitkan (dirakit) kembali pada Hari Kiamat”. Hadits riwayat Bukhari.
Firman Allah surat Yaasiin ayat 78-83 :
  1. (Dan ia) orang musyrik (membuat perumpamaan bagi Kami, dan ia lupa kepada kejadiannya, ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang yang telah hancur luluh?")
  2. (Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk).
  3. (Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan) api (dari kayu itu").
  4. (Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan Langit dan Bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui).
  5. (Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia).
  6. (Maka Maha Suci) Allah (yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan).
Sebagaimana diungkapkan di atas, sel tulang belakang tidak akan punah dan manusia kelak akan dibangkitkan kembali darinya. Tidak hanya itu, bahkan pada fase kehamilan pun sel tulang belakang punya peranan penting dalam proses pembentukan tubuh janin. Paparan ini semakin menegaskan bahwa bagian paling penting yang tersisa dari tubuh manusia setelah nyawanya dinaikkan ke alam Barzah, adalah (sel) tulang ekor yang tidak mungkin musnah untuk selamanya, sementara bagian tubuhnya yang lain terurai dan menyatu dengan unsur-unsur pembentuknya, yaitu air dan tanah. Allah swt. berfirman, surat Qaaf ayat 4 :
4.       (Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh Bumi dari) tubuh-tubuh (mereka, dan pada sisi Kamipun ada Kitab) Lauh Mahfuzh (yang memelihara) mencatat.
Dan Rasulullah saw bersabda:
“Seluruh bagian tubuh anak Adam akan dimakan Bumi kecuali tulang ekor. Darinyalah ia (dari tulang ekorlah manusia) diciptakan dan dengannyalah kelak ia dirakit kembali”. Hadits riwayat Bukhari.
           

Artinya, rahasia manusia terdapat pada tulang ekornya. Ketika bagian-bagian tubuh lain terurai dan kembali pada unsur asalnya, yaitu air dan tanah, bagian yang tersisa sebagai esensi tubuh manusia adalah sel yang sangat kecil bagaikan biji benih yang menumbuhkan tanaman. Sel tulang ekor itu sangat kecil tetapi ia tidak akan musnah untuk selamanya. Pengetahun yang baru terungkap rahasianya pada abad ke-20 ini telah diungkapkan oleh Rasulullah saw 1400 tahun silam, yang menyebutnya dengan sebutan “tulang ekor”. Rasulullah saw dalam hadits di atas menyatakan bahwa kelak manusia akan dirakit kemudian dibangkitkan kembali dari tulang ekor itu. Inilah fakta yang tidak diketahui kecuali oleh seorang nabi yang dituntun oleh wahyu dari Allah pencipta Langit dan Bumi.

Tidak ada komentar: