31 Januari, 2015

PENGETAHUAN AGAMA DAN ILMIAH

1. Manfaat Membaca Al-Qur’an.
Qur’an surat Ali-‘Imran ayat 138 :
138.          Al-Qur’an (Ini menjadi penerangan bagi seluruh manusia dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa) Al-Haaqqah ayat 48.
Qur’an surat Al-An’aam ayat 92, 155 dan 157 :
92.        (Dan) Al-Qur’an (ini adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkahi, membenarkan kitab-kitab yang) diturunkan (sebelumnya dan agar engkau) Muhammad (memberi peringatan kepada) penduduk (Ummul Qura) Mekkah (dan orang-orang yang ada di sekitarnya) yang dekat maupun yang jauh dengan Al-Qur’an tersebut (dan orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya dan mereka selalu memelihara shalatnya).
155.     (Dan ini) Al-Qur’an (adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkahi, maka ikutilah ia) Al-Qur’an itu dengan memgamalkannya (dan bertakwalah) kepada Allah (agar kamu diberi rahmat).
157.    (….Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Tuhanmu) yaitu Al-Qur’an yang menjadi (petunjuk dan rahmat) bagi orang-orang yang beriman (maka siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya. Kelak Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksa yang buruk, disebabkan mereka selalu berpaling).
Qur’an surat Al-A’raaf ayat 2, 52 dan 204 :
2.            Inilah (Kitab yang diturunkan kepadamu) Muhammad (maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya engkau memberi peringatan dengan) Al-Qur’an (itu dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman).
52.         (Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan kepada mereka sebuah Kitab) Al-Qur’an (yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami) secara terperinci keterangan tentang ayat-ayat di dalamnya (menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman) Al-A’raaf ayat 203 dan An-Naml ayat 77.
204.    (Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik) yaitu ketika sedang shalat maupun di luar shalat (dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat).
Qur’an surat Yunus ayat 1 dan 57 :
1.      (Alif laam raa. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang penuh hikmah) Yaasiin ayat 2.
57.  (Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Tuhan kalian) yaitu Al-Qur’an (dan penyembuh) penawar (bagi penyakit-penyakit yang ada di dalam dada dan petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman).
Qur’an surat Yusuf ayat 111 :
111.          (….Ini) Al-Qur’an (bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman).
Qur’an surat An-Nahl ayat 64, 89 dan 98 :
64.  (Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Alkitab) Al-Qur’an (ini, melainkan agar engkau) Muhammad (dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka) kaum muslimin, Yahudi dan Nasrani (perselisihkan itu) yaitu tentang perkara agama (dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman).
89.  (…. Dan Kami turunkan kepadamu Alkitab) Al-Qur’an (untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk dan rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman) An-Nahl 102, An-Naml 1-2 dan Fushshilat 2-4.
98.  (Apabila kamu membaca Al-Qur’an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk) ucapkanlah : “A’uudzubillaahi minasy syaithaanirrajiim”.
Qur’an surat Al-Israa’ ayat 9 dan 82 :
9.      (Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada) jalan (yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar)..
82.  (Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar) insya Allah obat yang menyembuhkan penyakit jasmani (termasuk mencerdaskan IQ), karena orang sakit itu sel-selnya rusak dan mati, jika orang yang sakit itu dibacakan Al-Qur’an yang mempunyai berkah dengan khusyuk dan penuh keyakinan, maka energi positif yang tersimpan di dalam ayat-ayat Allah akan bisa dikeluarkan dan akan meresonansi seluruh tubuh termasuk sel-sel yang rusak dan mati, sehingga sel-sel orang yang sakit tersebut mengalami regenerasi dan lebih afdol lagi jika disertai dengan sedekah dan juga menyembuhkan penyakit rohani (dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…).
Dari Ali bin Abu Thalib ra, Rasulullah saw bersabda :
“Sebaik-baiknya pengobatan (jasmani dan rohani) adalah (dengan) Al-Qur’an. Hadits riwayat Ibnu Majah.
Dari Abu Umamah al-Bahili, Rasulillah saw bersabda :
“Obatilah penyakit kalian dengan sedekah (shadaqoh)”. Hadits riwayat Thabrani dan Baihaqi.

Qur’an surat Thaahaa ayat 113 :
113.    (Dan demikianlah Kami menurunkannya) Al-Qur’an (dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang-ulang di dalamnya sebagian dari ancaman, supaya mereka bertakwa atau supaya ia) Al-Qur’an itu (menimbulkan pengajaran bagi mereka).
Qur’an surat Az-Zumar ayat 23 :
23.  (“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik) yaitu (Kitab) Al-Qur’an (yang serupa lagi berulang-ulang) ayat-ayatnya jika dibaca berulang-ulang bisa menyebabkan munculnya gelombang elektromagnetik yang menggetarkan kulit dan menenangkan hati, karena energi positifnya dari Al-Qur’an yang sangat luar biasa dahsyat, bahkan gunung, Bumi dan tubuh manusia yang sudah meninggal pun bisa di-stimulasi oleh energi positif dari Al-Qur’an, apalagi tubuh manusia yang masih hidup maka akan lebih bisa di-stimulasi lagi, hal ini bisa terjadi bagi orang-orang yang mengimaninya. Asal, waktu membacanya itu dalam keadaan khusyuk dan penuh ketakwaan, karena kuncinya adalah keimanan atau keyakinan. Dengan keyakinan itu, energi yang tersimpan di dalam Al-Qur’an akan bisa dikeluarkan dan akan mengimbas atau meresonansi seluruh tubuh manusia dan ke segala benda serta lingkungan di sekitarnya. Biasanya, ruangan yang sering dipakai untuk mengingat Allah yaitu shalat dan berdzikir, maka ruangan itu menjadi dingin atau sejuk dan tidak panas. Semakin dekat orang itu dengan Allah, maka semakin besar ia bisa membuka energi positif yang tersimpan di dalam Al-Qur’an. Seperti Nabi Musa as yang bisa membelah Laut Merah, Nabi Ibrahim as yang bisa mendinginkan api yang membakar dirinya dan Rasulullah saw yang bisa memancarkan air di sela-sela jari tangannya dengan izin Allah dan sebagainya. Sebaliknya, bagi orang yang tidak yakin, maka tidak akan bisa mengeluarkan energi positif dari dalam Al-Qur’an tersebut (Bergetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka diwaktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab) Al-Qur’an (itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa disesatkan oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberinya petunjuk). Ayat tersebut dengan jelas menyebutkan pengaruh Al-Qur’an terhadap kulit dan ternyata para ilmuan modern juga menemukan bahwa gelombang suara dapat memengaruhi sel-sel kulit dan memiliki kemampuan yang menakjubkan untuk menyimpan pengetahuan dan mengingatnya. Sebagaimana kita ketahui, sentuhan atau rabaan merupakan salah satu indera yang sangat penting yang dimiliki manusia. Melalui sentuhan kita bisa mempersepsi* realitas yang ada di sekeliling kita. Proses sentuhan dilakukan melalui ujung-ujung saraf yang terdapat pada kulit yang kemudian mengirimkan sinyal ke otak melalui jaringan urat saraf. Jaringan saraf berujung pada atau di antara sel-sel epidermis, lapisan luar kulit. Melalui jaringan saraf pada kulit itulah kita bisa mempersepsi dan mengenali untuk kemudian mengingat segala yang kita sentuh dan kita raba.
*Persepsi (bhs. Latin = perceptio/percipio) adalah tindakan menyusun, mengenali dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran dan pemahaman tentang lingkungan. Persepsi meliputi semua sinyal dalam sistem saraf yang merupakan hasil dari stimulasi fisik atau kimia dari organ pengindera.

Qur’an surat Al-‘Ankabuut ayat 51 :
51.  (....Sesungguhnya dalam) Al-Qur’an (itu terdapat rahmat yang besar) dari Allah (dan pelajaran) ilmu (bagi orang-orang yang beriman) Al-Muddatstsir ayat 55.
Qur’an surat Al-Qamar ayat 17 :
17.  (Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?) Al-Qamar ayat 22, 32 dan 40.
Qur’an surat Al-Haaqqah ayat 48 dan 51:
48.  (Dan sesungguhnya ia) Al-Qur’an (itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa).
51.  (Dan sesungguhnya ia) Al Quran (itu benar-benar perkara kebenaran yang diyakini).                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              
Qur’an surat Luqman ayat 2-3 :
2.      (Inilah ayat-ayat Alkitab) Al-Qur’an (yang mengandung hikmah) penjelasan tentang banyak ilmu sehingga bisa memahaminya secara mendalam dan bisa mengamalkannya dengan benar.
3.      (menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan).
Qur’an surat Fushshilat ayat 44 :
44.  (....Katakanlah : “Al-Qur’an ini bagi orang-orang yang beriman adalah petunjuk) ke jalan yang benar, Al-Jin 1-2 supaya tidak sesat jalannya di dunia dan di akhirat (dan penawar....”).
Qur’an surat Al-Kahfi ayat 1-2 :
1.      (Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Alkitab) Al-Qur’an (dan Dia tidak menjadikan padanya kebengkokan) kesalahan dan perselisihan di dalamnya.
2.      (Sebagai bimbingan yang lurus untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat keras dari sisi-Nya) bagi orang-orang yang zhalim (dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik) Asy-Syuura ayat 7 dan Al-Ahqaaf ayat 12.
Qur’an surat Al-Jaatsiyah ayat 20 :
20.  (Inilah) Al-Qur’an (adalah pedoman) hidup (bagi manusia, petunjuk) jalan yang lurus dan keselamatan (dan rahmat bagi kaum yang meyakini).
Qur’an surat Al-Hijr ayat 9 :
9.      (Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikir) Al-Qur’an (dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya) Allah menjamin kesucian dan kemurnian Al-Qur’an selama-lamanya.
Qur’an surat Al-Anbiyaa’ ayat 50 :
50.  (Dan) Al-Qur’an (ini adalah suatu kitab peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan....) .
Qur’an surat Asy-Syu’araa’ ayat 192 dan 214 :
192.          (Dan sesungguhnya ia) Al-Qur’an ini (benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam).
214.          (Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat) dengan Al-Qur’an itu.
Qur’an surat Shaad ayat 87 :
87.  (Tidak lain) Al-Qur’an (ini hanyalah peringatan bagi semesta alam) At-Takwiir 27 dan Al-Muddatstsir 54.
Qur’an surat Fushshilat ayat 4 :
4.      Al-Qur’an (Yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling, maka mereka tidak) mau (mendengarkan).
Qur’an surat Az-Zukhruf ayat 4 :
4.      (Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu dalam induk Alkitab) yaitu Lauhul Mahfuzh (di sisi Kami) Al-Qur’an itu (adalah benar-benar) bernilai (tinggi dan amat banyak mengandung hikmah).
Qur’an surat Al-Waqi’ah ayat 77-81 :
77.  (Sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia).
78.  (Pada kitab yang terpelihara) dijaga keasliannya oleh Allah.
79.  (Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang telah bersuci).
80.  (Diturunkan dari Tuhan semesta alam) Al-Haaqqah ayat 43.
81.  (Maka apakah terhadap firman) Al-Qur’an (ini kalian menganggapnya?).
Qur’an surat Al-Qalam ayat 52 :
52.  (Dan tidak lain ia) Al-Qur’an itu (hanyalah peringatan bagi seluruh umat) manusia dan jin.
Qur’an surat At-Takwiir ayat 19 dan 27-28 :
19.  (Sesungguhnya ia) Al-Qur'an itu (benar-benar firman) Allah yang dibawa oleh (utusan yang mulia) Jibril as.
27.  (Tidak lain Al-Qur'an itu hanyalah peringatan bagi semesta alam) Al-Muddatstsir ayat 54.
28.  (Yaitu bagi siapa di antara kalian yang mau menempuh jalan yang lurus).
Qur’an surat Ath-Thaariq ayat 13-14 :
13.  (Sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar firman yang memisahkan) antara perkara yang hak dan perkara yang batil.
14.  (Dan sekali-kali bukanlah ia) Al-Qur’an itu (senda gurau) atau permainan.

Suara itu mempengaruhi sel-sel dan sel-sel saraf tubuh dan anggota tubuh (kepala, leher, tangan dan kaki), apalagi jika suara itu lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung energi positif yang kekuatannya sangat luar biasa dahsyat (tergantung dekat tidaknya dengan Allah dan kekhusyukan pembacanya), dan kunci untuk membuka energi positif di dalam Al-Qur’an adalah iman dan takwa. Membaca Al-Qur’an di dalam shalat, dzikir, tilawah dan tadarus itu hal ini sama dengan melakukan stimulasi getaran-getaran elektromagnetik kepada sistem energi tubuh kita dan menyeimbangkan energi dalam tubuh, menyehatkan dan melembutkan, memberi ketenangan kulit dan hati kita. Dan energi positifnya berkhasiat meregenerasi sel-sel dan sel-sel saraf seluruh tubuh dan otak, sehingga menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani, membuat sekujur tubuh mengeluarkan cahaya Ilahiah yang terang atau menghasilkan aura positf yang jernih yang melembutkan hati dan kulit, menajamkan ingatan, mencerdaskan otak, menyeimbangkan tubuh dan sebagainya. Bahkan jika dibaca sehabis Maghrib atau Subuh atau pada 2 waktu shalat tersebut akan mencerdaskan otak sampai 80% (insya Allah lebih afdol jika dibaca setelah shalat Tahajud), masih banyak lagi manfaat membaca Al-Qur’an dan 20% lagi yang mencerdaskan otak adalah makan makanan yang mengandung omega 3 seperti : telur (terutama kuning telur yang berwarna orange), ikan, udang, hewan laut lainya terutama teripang, sayuran berwarna hijau, labu, pepaya, rumput laut, kacang-kacangan, biji-bijian, kismis. Kuning telur dan minum teh pegagan bisa meningkatkan daya ingat, dan juga dzikir “Ya Maajid” 33x, dibaca setelah shalat dan berdoa kepada Allah supaya diberi otak yang cerdas. Makanan dan minuman haram bisa menurunkan IQ atau kecerdasan.
Untuk bisa membuka energi positif di dalam Al-Qur’an yang kekuatannya sangat luar biasa dahsyat, membacanya harus penuh ketakwaan, karena kuncinya adalah iman dan takwa dan harus juga mendekatkan diri kepada Allah dengan mengingat Allah dalam shalat wajib dan shalat sunat yang khusyuk, tumakninah, bacaan Al-Qur’annya sesuai tajwid, tidak mengkonsumsi segala yang haram, maka kita merasa selalu dekat dan ingat kepada Allah dan Allah akan mensucikannya. Karena shalat itu maknanya, kita bersilahturahmi, berhubungan, mi’raj, menyambungkan hati dan berkomunikasi dengan Allah.

Semakin orang itu dekat dengan Allah dan semakin khusyuk, maka semakin besar dia bisa membuka dan memanfaatkan energi positif yang ada di dalam Al-Qur’an yang kekuatannya sangat luar biasa dahsyat tersebut, seperti para nabi, rasul, wali dan para alim. Karena manusia yang sedang shalat itu melakukan gerakan mengangkat tangan dan gerakan tubuh yang sesuai rukun shalat itu adalah meditasi energi yang di setiap gerakan shalat itu menghasilkan energi yang berbeda, dan hasil energinya tergantung dari khusyuk tidaknya dia dalam melafalkan ayat-ayat Allah (berdoa) di sepanjang shalatnya. Mengangkat tangan ketika takbir, rukuk dan iktidal, sujud, duduk tawarruk dan iftirasi (tasyahhud akhir) masing-masing gerakan menghasilkan perubahan-perubahan pancaran energi positif di tubuh kita yang menghasilkan medan elektromagnetik antara kita dengan Ka’bah, apalagi ada pancaran cahaya ilahiah para nabi yang sangat tinggi itu membekas di Ka’bah dan semua petilasan mereka, karena mereka selalu mendekatkan diri kepada Allah. Contohnya Rasulullah saw itu sangat dekat dengan Allah karena jika shalat malam lebih dari 1 jam sampai kakinya bengkak, maka beliau saw bisa memanfaatkan energi positifnya Al-Qur’an untuk menyembuhkan penyakit, Allah belah Bulan menjadi 2 bagian, keluarnya air dari sela jari-jarinya, makanan sedikit jadi banyak yang mengenyangkan tentara muslim yang berjumlah besar, Allah hidupkan orangtuanya dan gadis yang telah mati, doa-doa dan ucapan-ucapan beliau saw yang selalu Allah kabulkan dan sebagainya.

2. Bahaya Mengkonsumsi Alkohol
Qur’an surat Al-Maaidah ayat 90 :
90.  (Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar) minuman keras (berjudi) berkorban untuk (berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan).
Alkohol dalam ilmu gizi disebut sebagai “zat gizi yang anti gizi”, mengapa?
1.      Alkohol 1 gram mengandung 0,48 kilo kalori.
2.      Alkohol tidak mengandung vitamin dan mineral.
3.      Alkohol dapat menghilangkan beberapa zat gizi dari dalam tubuh sehingga tubuh akan kekurangan zat gizi.
4.      Alkohol dapat meningkatkan kebutuhan akan zat gizi lainnya dan memicu kanker kelenjar getah bening.

Di dalam tubuh, alkohol dapat digunakan sebagai bahan bakar hanya oleh sel hati, secara normal sel hati akan membakar lemak untuk menghasilkan energi. Jika di dalam darah terdapat alkohol, maka lemak tidak bisa dibakar untuk menghasilkan energi. Sehingga lemak tersebut akan ditimbun di dalam hati sehingga dapat menimbulkan penumpukkan lemak di hati yang bisa mengakibatkan kerusakan hati dan jika masuk ke dalam darah, terjadi penumpukkan lemak dalam darah dalam kadar yang tinggi yang mengakibatkan tekanan darah tinggi dan membuat jasmani dan rohani dikuasai oleh setan sehingga terdorong untuk minum lebih banyak lagi dengan kadar alkohol yang lebih tinggi dan setan dengan mudah menyuruhnya (menggodanya) untuk melakukan perbuatan dosa-dosa. Alkohol membutuhkan vitamin B komplek terutama B1 (thiamin) dan vitamin B3 (niacin) untuk metabolisme, jika vitamin-vitamin tersebut habis digunakan untuk metabolisme alkohol, maka gula di dalam darah tidak dapat digunakan secara efisien, sehingga menimbulkan penurunan kadar gula darah (hipoglikemia). Hasil metabolisme alkohol akan menghancurkan vitamin B6, sehingga akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), alkohol bisa membuat mata buta dan cacat fisik dan menurunkan konsentrasi otak serta menurunkan kecerdasan otak atau IQ karena otaknya mengalami kerusakan yang sulit disembuhkan. Alkohol memiliki sifat merangsang pengeluaran urin (diuretika), jika urin yang dikeluarkan berlebihan dapat menyebabkan kekurangan cairan di dalam tubuh (dehidrasi). Saat terjadi dehidrasi akan banyak vitamin dan mineral yang ikut terbuang bersama urin atau air seni, sehingga tubuh akan merasa lemah, kekurangan gizi, gangguan saraf, menyebabkan kegemukan dan merusak organ-organ tubuh. Jika orangtuanya pemabuk, akan melahirkan anak-anak yang cacat mental karena sel sperma dan ovumnya kekurangan nutrisi menyebabkan ketidaksempurnaan bayi atau janinnya. Makanya, khamar (minuman beralkohol) yang dibuat manusia diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya di dunia, tetapi sungai khamar murni yang campurannya dari tasniim yang lezat rasanya ciptaan Allah di Surga dihalalkan, Muhammad ayat 15 dan Al-Mutaffifiin ayat 25-28 karena tidak mengandung alkohol sehingga tidak memabukkan dan rasanya lebih nikmat, Ash-Shaaffat ayat 45-47.

3. Qur’an surat Al-A’raaf ayat 96 :
96.  (Dan jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa) menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya (pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari Langit dan Bumi, tetapi mereka mendustakan) ayat-ayat Kami. Jika sebuah kota/wilayah warganya banyak yang tidak bersyukur dengan mendirikan shalat, maka Allah jadikan orang yang paling kafir (non muslim) sebagai pemimpin mereka (jika di wilayah atau kota tersebut banyak orang Islamnya tetapi sebagian besar Islam KTP alias mengaku orang Islam tetapi tidak shalat, mereka termasuk orang kafir juga, karena shalat itu yang menentukan ia adalah orang Islam atau orang kafir), warganya banyak yang tidak menunaikan zakat, infaq dan sedekah (pelit), maka akan terjadi kekeringan di wilayah itu apalagi ketika musim kemarau. Dan warganya banyak yang melakukan kezhaliman, kekufuran dan kefasikan (maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri) dengan banyak terjadi kejahatan, banyak terjadi bencana atau musibah yang memakan korban jiwa dan Allah tidak turunkan berkah-Nya, contohnya, mahalnya semua harga barang (khususnya makanan dan minuman) salah satu sebabnya adalah karena warganya dan pedagangnya banyak yang tidak jujur (yaitu : banyak yang korupsi waktu, uang negara, mencuri listrik, air dan sebagainya. Pedagangnya merugikan dan membahayakan kesehatan pembeli dengan memproduksi dan menjual barang, makanan dan minuman beracun, palsu, mengurangi timbangan dsb).
Qur’an surat Huud ayat 117 :
117.          (Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zhalim, sedangkan penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan).
Qur’an surat Al-Mulk ayat 30 :
30.  (Katakanlah : ”Terangkanlah kepadaku jika sumber air kalian menjadi kering, maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagi kalian?”) tidak ada yang bisa mendatangkannya kecuali Allah Yang Maha Kuasa. Disunatkan bagi yang membaca ayat ini mengucapkan ”Allahu Rabbul ’aalamiin”, aku berlindung kepada Allah dari perbuatan berani melawan Allah.
Qur’an surat Al-Hajj ayat 45 dan 48 :
45.  (Berapalah banyaknya negeri yang telah Kami binasakan karena penduduknya dalam keadaan) berbuat (zhalim, maka runtuhlah) tembok-tembok bangunannya (menutupi atap-atapnya dan) berapa banyak (sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi) yang tidak berpenghuni karena pemiliknya binasa semua.
48.  (Dan berapalah banyaknya kota yang Aku tangguhkan azab-Ku kepadanya yang penduduknya berbuat zhalim, kemudian Aku azab mereka) sehingga terjadi bencana yang menghancurkan kota tersebut (dan hanya kepada Aku-lah kembalinya segala sesuatu).
Qur’an surat Asy-Syu’araa’ ayat 208-209 :
208.          (Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, kecuali setelah ada bagi) penduduk (nya orang-orang)  rasul-rasul-Nya (yang memberi peringatan) kepada mereka.
209.          (Untuk) menjadi (peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zhalim) dalam membinasakan mereka, kecuali setelah terlebih dahulu mereka mendapat peringatan.
Qur’an surat Al-Qashash ayat 59 :
59.  (…dan tidak pernah pula Kami membinasakan kota-kota kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezhaliman).
Qur’an surat Al-‘Ankabuut ayat 34 :
34.  (Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari Langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik) sebagian besar penduduknya kafir dan melakukan dosa-dosa termasuk melakukan perbuatan homoseksual.
Qur’an surat Ath-Thalaaq ayat 8-10 :
8.      (Dan berapalah banyaknya negeri yang) penduduknya (mendurhakai perintah Tuhannya dan rasul-rasul-Nya, maka Kami hisab penduduk negeri-negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan) karena mereka dimasukkan ke dalam Neraka Jahannam di akhirat kelak.
9.      (Maka mereka merasakan) hukuman (akibat dari perbuatannya, dan akibat perbuatan mereka adalah kerugian yang besar).
10.  (Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah wahai orang-orang yang mempunyai akal) yaitu (orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepada kalian) wahai manusia, yaitu Al-Qur’an dan kitab-kitab sebelumnya yang dibawa oleh rasul-rasul-Nya.

Sumber : Al-Qur’an, Tafsir Jalalain, Pusaran Energi Ka’bah, The Miracle dan Tafsir Ilmi oleh Kemenag RI dan LIPI, Mukjizat Kesehatan Ibadah dan berbagai sumber.

FAEDAH SHALAT TAHAJUD SECARA ILMIAH

Qur’an surat Al-Israa’ ayat 79 :
79.  (Dan pada sebahagian malam hari Tahajudlah kalian dengan membacanya) Al-Qur’an (sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji) yaitu dengan Allah up grade atau muliakan ilmu, pangkat, jabatan, usaha dan apa saja yang ada pada diri orang yang ahli Tahajud tersebut di dunia dan di akhirat mendapat tempat yang terpuji di sisi Allah.
Qur’an surat Al-Muzzammil ayat 6-7 :
5.      (Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat) untuk khusyuk (dan bacaan di waktu itu lebih berkesan).
6.      (Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang) mempunyai banyak kesibukan.
Qur’an surat Al-Insaan ayat 26 :
26.  (Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kamu kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari).

Sebagaimana telah disebutkan, dalam keadaan tidur tidak lelap, detak jantung mengalami percepatan dan cenderung berdetak secara tidak teratur. Namun, ketika seseorang bangun tidur dan mendirikan shalat malam, Allah menjaganya dari peningkatan tekanan darah dan denyut jantung. Jika seorang penderita penyakit jantung atau tekanan darah tinggi bangun dari tidurnya di malam hari kemudian mendirikan shalat Tahajud, niscaya risiko serangan jantung dan hipertensi menjadi lebih sedikit. Dengan kata lain, shalat malam akan menjaga kita dari serangan hipertensi, penyakit jantung, segala penyakit turunannya. Dan sebagaimana telah disebutkan di depan, selama periode tidur tidak lelap yang berlangsung di 1/3 malam terakhir, tarikan napas semakain cepat dan cenderung tidak teratur. Selain itu, pada periode tidur tidak lelap, pergerakan serabut fimbria * melemah padahal lapisan lendir dan bulu-bulu halus (silia) itu berfungsi untuk membentengi manusia dari serangan virus, mikroba, zat-zat kimia dan debu. Fungsi fimbria ibaratnya penjaga gerbang yang menghalau orang asing memasuki rumah atau gedung, Fimbria bertugas menghalau orang asing yang dapat mengganggu dan membahayakan keamanan rumah atau gedung. Karena itulah shalat malam berfaedah untuk melancarkan kembali fungsi fimbria sehingga tubuh terlindung dari berbagai materi yang berbahaya. Hal ini tidak berlaku bagi seorang perokok, karena serabut fimbrianya telah berhenti bekerja, karena silia itu sangat halus dan mudah rusak. Sehingga zat kimia beracun dalam rokok menyumbat silia yang menyebabkan lendir, kotoran, zat-zat kimia, debu, mikroba dan virus akan menumpuk di paru-paru perokok.
*Serabut fimbria = Di sepanjang saluran pernapasan terdapat lapisan lendir dan silia, selaput lendir bertugas menangkap zat-zat asing yang masuk ke saluran pernapasan, agar tidak menumpuk di saluran pernapasan maka bulu-bulu halus atau silia bertugas dengan setiap detiknya selalu bergerak seirama menuju ke arah tenggorokan, dengan cara ini, lendir yang mengandung zat-zat asing berbahaya tersebut tersedot ke arah tenggorokan lalu kita telan terus masuk ke saluran pencernakan terus ke lambung dan akan dihancurkan oleh asam lambung, sehingga saluran pernapasan akan terbebas dari zat-zat asing berbahaya. Setiap sel yang berada di bawah lapisan lendir memiliki sekitar 200 silia di sepanjang saluran pernapasan.

Dalam keadaan tidur tidak lelap juga terjadi penyempitan saluran pernapapasan (bronchispasm adalah kontraksi spasmodic otot polos bronki, seperti yang dialami oleh penderita asma) karena pada saat yang sama, jaringan saraf yang berkerja adalah sistem saraf parasimpatetik. Dalam keadaan seperti ini orang yang menderita asma cenderung sering mengalami serangan. Maka, ketika seorang muslim bangun pada malam hari untuk mendirikan shalat Tahajud, ia memulainya dengan bersuci, siwak, dan wudhu secara sempurna yang di dalamnya termasuk membersihkan hidung (istinsyak dan istintsar) sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah saw. Diriwayatkan dari Ashim ibn Luqaith ibn Shibrah dari ayahnya, Luqaith ibn Shibrah bahwa ia berkata kepada Rasulullah saw : “Wahai Rasulullah saw, sampaikanlah kepadaku sesuatu tentang wudhu”.
Rasulullah saw menjawab :
“Sempurnakanlah wudhu, bersihkanlah sela-sela jari (tangan dan kaki), dan sempurnakanlah istinsyaq, kecuali jika kalian berpuasa”. Hadits riwayat At-Tirmidzi.
Tentu saja membersihkan hidung dengan istinsyaq secara sempurna memiliki faedah yang sangat besar untuk menghilangkan bakteri, kotoran, juga debu yang menempel pada hidung dan saluran pernapasan. Dengan demikian, kita akan terhindar dari penyakit alergi, nyeri dada karena sesak napas atau asma. Ketika seorang muslim bangun di malam hari dan kemudian mendirikan shalat Tahajud, ia akan terjaga dari serangan penyakit saluran pernapasan karena wudhu dan shalat malam melindungi sistem pernapasannya dari alergi atau penyempitan saluran napas. Seperti itulah hasil temuan beberapa dokter di Universitas Iskandaria. Dan jangan dilupakan, shalat malam dan sujud akan melindungi paru-paru dari serangan penyakit, karena pada posisi sujud, darah mengalir lancar menuju ruangan pertama paru-paru sehingga lebih banyak Oksigen yang diserapnya. Dengan begitu, kita terjaga dari risiko penyakit sesak napas, juga radang atau kanker paru-paru. Ketika kita menarik napas ada sekitar 100 trilyun molekul udara yang masuk ke dalam tubuh kita. Dari angka ini, ada sekitar 21 trilyunnya merupakan molekul Oksigen. Ketika kita bernapas biasa, saat itu terjadi pertukaran Oksigen, Karbondioksida dan uap air yang tanpa henti.

Shalat malam dapat mengurangi risiko terkena penyakit pembekuan darah (blood coagulation) adalah suatu proses ketika berbagai factor koagulasi darah berinteraksi menyebabkan terbentuknya bekuan yang tidak larut atau penyakit penyumbatan pembuluh darah, karena lambatnya proses peredaran darah selama tidur, pertambahan tingkat kekentalan darah dan kurangnya aliran darah atau disebabkan oleh persoalan pernapasan yang menyebabkan sedikitnya darah yang kembali dari kepala untuk diedarkan oleh jantung. Faedah lain shalat malam adalah menjaga kestabilan kadar gula dalam darah, karena shalat malam dapat menurunkan produksi hormon kartisol yang bertambah selama beberapa jam periode tidur. Kebiasaan bangun malam untuk mendirikan shalat Tahajud dapat mengurangi bertambahnya kadar gula secara tiba-tiba yang sangat membahayakan penderita diabetes. Shalat malam juga dapat menurunkan tekanan darah serta menjaga fungsi jantung. Bangun dan kemudian shalat malam juga akan meningkatkan kekuatan berpikir dan kekuatan memori otak.

Shalat malam dapat meningkatkan fungsi otak yang sangat beragam karena dalam shalat malam dan dzikir kita membaca dan berupaya memahami makna Al-Qur’an, melafalkan doa-doa, seraya mengulang-ulang dzikir pagi hari. Dengan demikian, kebiasaan shalat malam dapat mencegah kita dari serangan penyakit Alzheimer (kepikunan), stroke, depresi, dan sejenisnya. Kemudian, shalat malam juga dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh yang menyerang darah, terutama pada saat-saat setelah makan malam yang kadarnya meningkat cukup pesat. Keadaan itu sangat berbahaya bagi penderita jantung koroner. Bangun malam dapat melancarkan peredaran darah dan menurunkan detak jantung hingga kadar yang normal karena kondisi jiwa yang terjaga tetap tenang. Ketenangan jiwa berdampak besar pada kelancaran kinerja jantung dan peredaran darah. Selanjutnya, shalat malam juga dapat menjaga kelenturan dan kesehatan semua persendian tubuh. Shalat malam sangat bermanfaat bagi orang yang menderita nyeri sendi dan reumatik, karena semua bagian tubuh digerakkan ketika shalat dan karena air yang dibasuhkan pada muka dan bagian-bagian tubuh lain dalam wudhu. Shalat malam merupakan obat yang sangat efektif untuk menyembuhkan apa yang disebut sebagai gejala penyakit modern, berupa stres dan gangguan kejiwaan. Sebab, shalat malam meliputi berbagai gerakan yang dilakukan secara teratur, antara gerakan yang berat, sedang dan ringan. Dengan begitu, siapapun yang melalukannya akan terhindar dari penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.

Dalam sebuah buku yang berjudul Rahasia Pengobatan Alami, sebuah buku dalam bahasa Inggris yang ditulis oleh beberapa penulis Amerika, cetakan 1993 menyebutkan bahwa bangun tidur di malam hari, kemudian melakukan beberapa latihan tubuh sederhana, seperti menggerakkan tangan dan kaki, juga badan di dalam rumah, membasuh beberapa bagian tubuh dengan air dingin, serta melakukan latihan napas akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan tubuh. Jika anjuran para dokter Amerika itu kita perhatikan secara saksama, sesungguhnya nasehat mereka itu sangat sesuai dengan praktik shalat malam yang diawali dengan wudhu. Belasan abad yang lampau Rasulullah saw telah menyampaikan rahasia dan hikmah shalat malam bagi kesehatan tubuh.
Rasulullah saw bersabda :
“Dirikanlah shalat malam karena shalat malam adalah kebiasaan orang saleh sebelum kalian, mendekatkan kepada Allah, menghapus dosa, kifarat atas keburukan dan akan mengusir penyakit dari tubuh”. Hadits riwayat Al-Hakim, Al-Baihaqi, Al-Thabrani dan At-Tirmidzi.

Dan sebagaimana telah kita ketahui, ketika tidur di malam hari, tingkat keasaman lambung (HCL) meningkat yang mencapai puncaknya pada tahapan tidur tidak lelap (REM). Namun, ketika seorang muslim bangun dari tidur untuk mendirikan shalat malam, berkat anugerah Allah, ia akan terhindar dari pengaruh kelebihan produksi asam lambung yang dapat menyebabkan peradangan atau luka pada dinding saluran pencernaan dan usus dua belas jari. Dan asam lambung itu juga dapat kembali ke bagian tenggorokan yang menyebabkan peradangan, untuk menghindarinya kita harus shalat malam. Shalat malam juga dapat menjauhkan kita dari mimpi buruk yang sering mengganggu kenyamanan tidur. Ketika bermimpi buruk, jantung kita berdetak lebih cepat begitu pula tarikan napas menjadi lebih cepat dan pendek. Lebih jauh, kita juga mungkin menyakiti diri sendiri karena tubuh bergerak-gerak mengikuti peristiwa yang terjadi dalam mimpi. Misalnya, tangan kita mungkin mencekik leher kita sendiri karena bermimpi dicekik dan sebagainya.

Ketika tidur, semua organ pernapasan yang utama bekerja dengan santai. Namun, keadaannya berbeda pada orang yang sedang sakit. Ia sering kali bernapas dengan lebih cepat yang pada gilirannya akan menyebabkan penyumbatan saluran napas sehingga napasnya tersengal-sengal. Jika orang sakit itu bangun pada 1/3 malam terakhir kemudian mendirikan shalat Tahajud, niscaya ia akan terhindar dari berbagai penyebab penyakit dan tekanan pada beberapa organ tubuh, yang di antaranya menyebabkan terganggunya aliran darah ke bilik kanan jantung, gagal jantung, meningkatnya tekanan darah, terhambatnya sistem pernapasan, terganggunya alirah darah ke otak, nyeri ulu hati atau kematian mendadak ketika tidur (arrest cardia). Ia juga akan terhindar dari gangguan kejiwaan seperti cepat marah, gelisah dan lain-lain. Selain itu, shalat malam juga dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Telah kita jelaskan di atas bahwa shalat secara umum dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terlebih lagi shalat yang dilakukan di ujung malam ketika kebanyakan manusia lelap dalam tidur. Shalat malam merupakan aktivitas ibadah yang ringan tetapi sarat dengan keagungan dan keluhuran. Shalat malam mengangkat ruh manusia menuju tingkatan yang luhur, suci dan mulia. Jiwa manusia terangkat selama bermunajat kepada Allah sehingga ia merasa tenang, khusyuk dan pasrah di hadapan Allah Yang Maha Kuasa. Jiwa manusia tenang berada di hadapan Allah dan berserah diri ke dalam naungan keagungan-Nya untuk mengharapkan ridha Allah. Tentu saja ibadah yang ringan dan lembut ini memiliki peran yang sangat penting bagi peningkatan sistem kekebalan tubuh.


Pengaruh Shalat Terhadap Kesehatan Paru-Paru
Sesungguhnya gerakan rukuk dan sujud memiliki manfaat yang sangat besar terhadap kesehatan tubuh secara umum dan khususnya kesehatan paru-paru. Gerakan rukuk dan sujud yang dilakukan berulang-ulang dapat mengusir ragam penyakit dari paru-paru. Ketika tubuh dibungkukkan dalam gerakan rukuk, sekat-sekat paru-paru membuka sehingga darah mengalir secara sempurna ke sana. Sementara, dalam posisi sujud darah mengalir lancar menuju bilik pertama paru-paru yang membutuhkan asupan darah. Dalam keadaan rukuk dan sujud darah mengalir ke semua bagian paru-paru, kemudian memasukkan Oksigen untuk menggantikan Karbondioksida. Para ahli medis menyebutkan, bahwa penyebab kanker dapat mencapai paru-paru diakibatkan oleh kurangnya Oksigen yang memasuki paru-paru, keadaan itu juga bisa menyebabkan penyakit lain. Sama halnya dalam keadaan sujud pun berlangsung proses serupa, kadar udara dalam paru-paru berkurang digantikan oleh udara yang masuk ketika sujud. Penting untuk kami kemukakan disini bahwa posisi dua tangan di sisi dada memudahkan proses pengosongan udara sehingga paru-paru bisa mendapatkan pasokan Oksigen yang lebih banyak untuk dialirkan ke seluruh bagian tubuh bersama darah yang mengandung Oksigen dan sari-sari makanan.


Sumber : Al-Qur’an, Mukjizat Kesehatan Ibadah oleh Dr. Jamal Elzaky dan berbagai sumber. 

17 Januari, 2015

BERUNTUNGNYA HAMBA YANG MENGINGAT ALLAH

Qur’an surat Thaahaa ayat 14 :
14.  (Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan) yang hak (selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku) shalat itu untuk mengingat Allah, kalimat tersebut juga ada di dalam Al-Baqarah 110, 238, Thaahaa 132, Al-’Ankabuut 45, Al-Furqaan 64, Al-Israa’ 78, Ibrahim 31 dan lain-lain.
Qur’an surat Al-Jumu’ah ayat 10 :
10.  (Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kalian di muka Bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya) dengan mendirikan shalat 5 waktu, shalat Jum’at, Tahajud, Dhuha dan shalat sunat lainnya jika mampu dan punya banyak waktu (mendirikan shalat wajib, shalat sunat Tahajud, Dhuha saja sudah bagus, dan makin banyak mendirikan shalat sunat makin bagus), berdoa, membaca Al-Qur’an (bisa mencerdaskan otak, menajamkan ingatan, menyembuhkan penyakit, meregenerasi sel-sel dan sel-sel syaraf tubuh dan otak dan sebagainya), dzikir kalimat thayyibah dan Asmaaul Husna (supaya kalian beruntung).
Qur’an surat Al-Ahzab ayat 41 :
41.  (Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah dengan menyebut nama Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya).
Qur’an surat Al-Baqarah ayat 43, 45, 153 dan 155-157 :
43.  (Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat) fitrah, zakat maal, infaq dan sedekah (dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk) shalat berjamaah wajib bagi kaum pria.
45.   (Mintalah pertolongan) kepada Allah (dengan jalan bersabar dan shalat dan sesungguhnya yang demikian itu amat berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk) cenderung takwa.
153.          (Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar).
155.          (Dan sungguh Kami akan memberimu cobaan berupa sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta dan jiwa dan buah-buahan) paceklik (Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar).
156.          Yaitu (orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”).
157.          (Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk).
Qur’an surat Fushshilat ayat 35 :
35.  (Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar).
Qur’an surat Huud ayat 9 :
9.      (Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut darinya, pastilah ia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih).
Qur’an surat Al-Israa’ ayat 83 :
83.  (…dan apabila ia) manusia (ditimpa kesusahan) musibah atau mempunyai masalah (niscaya ia berputus asa) dari rahmat Allah.
Qur’an surat Ar-Ruum ayat 36 :
36.  (Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa musibah) bahaya (disebabkan kesalahan yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa) atau ingkar, karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar kepada nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepadanya, Asy-Syuura ayat 48.
Qur’an surat Fushshilat ayat 49 :
49.  (Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika ia ditimpa malapetaka ia menjadi putus asa lagi putus harapan).
Qur’an surat Ar-Ra’du ayat 28 :
28.  (Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah) dalam shalat, tadarus, tilawah, dzikir dan ibadah lainnya (Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati) jiwa (menjadi tenang).
Qur’an surat An-Nahl ayat 53 :
53.  (Dan apa saja nikmat yang ada pada kalian, maka dari Allah-lah datangnya, dan jika kalian ditimpa kemudharatan, maka hanya kepada-Nya kalian meminta pertolongan).

Qur’an surat Huud ayat 3 :
3.      (Dan hendaklah kalian meminta ampun) istighfar (kepada Tuhan kalian dan bertobat kepada-Nya) jika kalian mengerjakan yang demikian (niscaya Dia akan memberi kenikmatan) hidup (yang baik kepada kalian sampai pada waktu yang telah ditentukan) yaitu seumur hidup kalian (dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik) beramal (Dan jika kalian berpaling, maka sesungguhnya aku takut kalian akan ditimpa azab pada hari yang besar) yaitu hari Kiamat.
Qur’an surat An-Naml ayat 46 :
46.  (….hendaklah kalian meminta ampun kepada Allah, agar kalian mendapat rahmat") dari-Nya.
Qur’an surat Nuh ayat 10-12 :
10.  (…”Mahonlah ampun kepada Tuhan kalian) istighfar berjamaah atas segala dosa (sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun).
11.  (Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat) yang wilayahnya mengalami kekeringan.
12.  (Dan memperbanyak harta dan anak-anak kalian dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun dan mengadakan) pula (bagi kalian sungai-sungai) di dalamnya.
Qur’an surat Ar-Ra’du ayat 6 :
6.      (….Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan yang luas bagi manusia walaupun mereka zhalim…).
Qur’an surat An-Nisaa’ ayat 48 :
48.  (Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik) yaitu dosa menyekutukan Allah yang dibawanya sampai mati dan belum memohon ampun dan bertobat kepada Allah atas perbuatan dosa syiriknya itu sampai maut menjemputnya (dan Dia akan mengampuni) semua dosa (selain dari itu) yaitu selain dosa syirik (bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang menyekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar) An-Nisaa’ ayat 116.
Qur’an surat Az-Zumar ayat 53 :
53.  (Katakanlah : ”Wahai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas) dalam berbuat zhalim (terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya) termasuk dosa syirik (dosa menyekutukan Allah), jika orang tersebut telah memohon ampun dan bertobat kepada Allah sebelum nyawanya sampai di tenggorokan atau sebelum ia sakaratul maut (Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”).
Qur’an surat Muhammad ayat 19 :
19.  (Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi) dosa-dosa (orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan) baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat, Ibrahim ayat 41 (Dan Allah mengetahui tempat kalian berusaha dan tempat kalian tinggal) karena semuanya telah tertulis pada Kitab Lauhul Mahfuzh dan Allah meliputi semua ciptaan-Nya.
Qur’an surat At-Tahriim ayat 8 :
8.      (Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobatan nashuuhaa) bertobat sungguh-sungguh tidak mengulangi dan menyesali perbuatan dosa-dosanya (mudah-mudahan Tuhan kalian akan menutupi kesalahan-kesalahan kalian dan memasukkan kalian ke dalam Surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari) Kiamat (ketika Allah tidak menghinakan nabi dan orang-orang yang beriman bersama dia) Rasulullah saw (sedangkan cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka. Mereka berkata : “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”).
Qur’an surat Ali-‘Imran 41 :
41.  (dan sebutlah nama Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”).
Qur’an surat Al-A’raaf ayat 205 :
205.          (Dan sebutlah nama Tuhannmu di dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara, diwaktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai) dari mengingat Allah.
Qur’an surat Huud ayat 114 :
114.          (Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang) yaitu Shubuh, Zhuhur (Dhuhur) dan Ashar (dan pada bagian permulaan dari malam) yaitu Maghrib dan Isya’ (Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu) yaitu shalat wajib 5 waktu (menghapuskan) menggugurkan (perbuatan-perbuatan yang buruk) dosa-dosa kecil, Hadits riwayat Bukhari dan Muslim (Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat) kepada perintah-perintah-Nya dan larangan-larangan-Nya.
Qur’an surat Al-Hijr ayat 98 :
98.  (Maka bertasbihlah memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud) mendirikan shalat berjamaah.
Qur’an surat Thaahaa ayat 130 :
130.          (…dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit Matahari) shalat Shubuh (dan sebelum terbenamnya) shalat Ashar (dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari) shalat Isya’ dan shalat-shalat sunat malam (dan pada waktu-waktu di siang hari) shalat Zhuhur (supaya kamu merasa senang) karena jasmani dan rohaninya sehat dan Allah merahmatinya sehingga hidupnya berkah.
Qur’an surat An-Nuur ayat 36-37 :
36.  (Bertasbih kepada Allah di rumah-rumah Allah yang telah diperintahkan supaya dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya pada waktu pagi dan waktu petang).
37.  Yaitu kaum (Pria yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingati Allah dan dari mendirikan shalat) berjamaah wajib bagi kaum pria mengerjakan di tempat ibadah (dan dari membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang dihari itu menjadi goncang hati dan penglihatan).
Qur’an surat Ar-Ruum ayat 17-18 :
17.  (Maka bertasbihlah) dirikanlah shalat (kepada Allah di waktu kalian berada di petang hari) shalat Maghrib (dan di waktu kalian berada di waktu Shubuh).
18.  (Dan bagi-Nya segala puji di Langit dan di Bumi dan di waktu kalian berada di petang hari dan sewaktu kalian berada di waktu Zhuhur).
Qur’an surat Al-Ahzab ayat 42 :
42.  (Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang) Al-Mu’min 55, Al-Fath 9 dan Al-Insaan 25.
Qur’an surat Qaaf ayat 39-40 :
39.  (…bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit Matahari dan sebelum terbenam) Matahari.
40.  (Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai shalat).
Qur’an surat Ath-Thuur ayat 48-49 :
48.  (…dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri) dari tidur, dari meninggalkan majelis atau hendak shalat.
49.  (Dan beberapa saat di malam hari bertasbihlah dan di waktu terbenam Bintang-bintang) yaitu di waktu fajar bertasbih pulalah kamu.
Qur’an surat Al-Waaqi’ah ayat 74 :
74.  (Maka bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Maha Besar) Al-Haaqqah ayat 52.
Qur’an surat Al-Insaan ayat 26 :
26.  (Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari).
Qur’an surat An-Nashr ayat 3 :
3.      (Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Tobat).

Manfaat Ibadah :
1.      Karena jika kita shalat wajib 5 waktu dengan istiqomah, maka Allah berkahi hidupnya dan dimudahkan urusan dunianya, seperti urusan jodoh, rejeki, hubungan dengan Allah, manusia, dengan mahkluk-mahkluk Allah lainnya dan sebagainya.
2.      Jika kita mendirikan shalat Subuh tepat waktu, maka Allah tidak akan menolak doa-doanya dan tidak akan membiarkannya pulang dengan tangan hampa. Allah akan sukseskan hidupnya di dunia dan di akhirat, Allah akan melindunginya dari segala mara bahaya dan masih banyak lagi manfaat shalat Subuh secara jasmani dan rohani yang didirikan tepat waktu dan dikerjakan berjamaah bagi pria dan berjamaah atau sendirian bagi wanita. Shalat itu ibadah yang paling utama daripada ibadah-ibadah yang lain yang membuat kita selalu merasa dekat dan selalu ingat kepada Allah. Shalat efektif mengistirahatkan jiwa, tubuh dan seluruh anggota tubuh. Semakin khusyuk shalatnya, semakin besar cahaya Ilahiah yang memancar dalam jiwanya, sehingga hatinya menjadi lembut yang menggetarkan seluruh bioelektron di dalam tubuhnya yang membuat kulitnya jadi lembut sehingga hati dan kulitnya benar-benar merasakan tenang dan nyaman, meninggikan derajat kita di sisi Allah, mengobati penyakit, meningkatkan fungsi dan kesehatan jantung serta otak, meningkatkan kekebalan tubuh, membuat kita lebih sabar. Shalat yang khusyuk menyehatkan jasmani dan rohani karena memutuskan siklus stres, gelisah dan berbagai tekanan jiwa, mengurangi sedih, marah, memperkuat sensor otak sehingga otak lebih aktif dan peka dan menghidupkan akal (mencerdaskan otak) karena energi positifnya menghidupkan listrik-listrik di sel-sel dan sel-sel saraf seluruh tubuh dan otak sehingga otak kita bisa berpikir dan berkonsentrasi dengan baik dan seluruh organ-organ tubuh serta anggota tubuh berfungsi dengan sempurna, membuat awet muda, dan Allah hindarkan dari perbuatan keji dan mungkar jika shalatnya khusyuk, tumakninah, bacaan Al-Qur’annya sesuai tajwid dan tidak mengkonsumsi semua hal atau barang yang haram. Masih banyak manfaat shalat bagi jasmani dan rohani di dunia dan di akhirat.
3.      Allah up grade atau muliakan harta, usaha, jabatan, pangkat, ilmu, pekerjaan dan apa saja yang ada pada diri orang yang rutin shalat Tahajud di dunia dan di akhirat Allah akan tinggikan derajatnya, Allah akan memberikan jalan keluar untuk mengatasi masalah-masalahnya yang rumit, Allah lancarkan rejekinya dan masih banyak lagi.
4.      Allah akan melancarkan rejekinya dan dijamin kesehatannya bagi orang yang rutin shalat Dhuha dan sebagainya.
5.      Manfaat memperbanyak istighfar, maka Allah mengampuni dosa-dosanya, melancarkan, memperbanyak dan diberi rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka, dibebaskan dari setiap kesulitan, kesempitan, masalah, kebingungan, kesedihan, Allah mengabulkan doa-doanya. Hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dari Ibnu Abbas.
6.      Sangat banyak manfaat dzikir dengan kalimat thayyibah (takbir, tasbih, tahlil, tahmid, istighfar, ayat-ayat dan surat-surat yang ada di dalam Al-Qur’an) dan dzikir Al-Asmaaul Husna sesuai yang kita butuhkan. Contoh : jika ingin dikabulkan semua hajatnya dan mustajab doa-doanya, kita bisa dzikir Ya Mujib dan Ya Dzul jalali wal ikram dan sebagainya. Dzikir itu ringan mengerjakannya tetapi berpahala besar.
7.      Seorang hamba bertasbih “Subhanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar wala haula walaa quwwata illa billaahil aliyyil adziim fawahaqa rabbi”, maka Allah mengabulkan kebutuhan apa saja yang dimintanya dari masalah dunia dan akhirat dan tidak akan wafat sebelum melihat tempatnya di Surga (H.R. Hasan ra bin Ali ra), jika bertasbih yang tertulis di atas tanpa kalimat fawahaqa rabbi, maka Allah ampuni dan hapus dosa-dosanya, dituliskan untuknya 100 ribu kebaikan, dihapuskan 100 ribu kesalahannya (kejelekannya), diangkat derajatnya 100 ribu derajat, Allah karuniai rejeki. Bertasbih Subhanallaahi wabihamdih, maka ditanamkan untuknya 1 pohon di Surga. Dzikir tahlil, tasbih dan takbir masing-masing 100 kali, maka nilainya lebih utama daripada memerdekakan 10 budak dan berkorban 7 unta, masih banyak lagi keutamaan bertasbih.
8.      Shalat yang khusyuk itu termasuk doa dan doa itu adalah senjatanya orang-orang mukmin, disertai dzikir, zakat, infaq dan sedekah supaya doa kita cepat terangkat naik ke sisi Allah karena hal itu bisa meredakan murka Allah yang membuat Allah ridha sehingga doa kita cepat dikabulkan oleh Allah. Beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang shalatnya istiqomah, khusyuk disertai dzikir, zakat, infaq dan sedekah karena akan mewarisi Surga Firdaus, mereka kekal di dalamnya, Al-Mu’minuun 1-4 dan 9-11. Dengan zakat, infaq dan sedekah, Allah akan menghilangkan atau menghindarkan kita dari 70 balak (bahaya).

Qur’an surat Ali-‘Imran ayat 31 :
31.  (Katakanlah) Muhammad kepada umatmu (: “Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku) ikutilah sunnah-sunnahku (niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Qur’an surat An-Nisaa’ 69 dan 80 :
69.  (Dan barangsiapa yang menaati Allah dan rasul, maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang diberi karunia oleh Allah, yaitu golongan nabi-nabi dan shiddiiqiin) yaitu orang-orang yang amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran rasul-rasul Allah (dan orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya).
80.  (Barangsiapa yang menaati rasul) Rasulullah saw (maka sesungguhnya ia telah menaati Allah, dan barangsiapa yang berpaling) tidak taat (maka Kami tidaklah mengutusmu) Muhammad (untuk menjadi pemelihara) penjaga segala perbuatan mereka, Rasulullah tidak bertanggung-jawab atas segala perbuatan mereka.
Qur’an surat Al-Anfaal ayat 2-4 :
2.      (Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu) yang sempurna imannya (adalah mereka yang apabila disebut nama Allah) atau berdzikir menyebutkan sifat-sifat Allah dalam Al-Asmaaul Husna yang mengagungkan dan memuliakan-Nya (gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya) dengan tadarus dan tilawah (bertambahlah keimanan mereka dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal).
3.      (Yaitu orang-orang yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepada mereka) berupa zakat, infaq dan sedekah.
4.      (Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka akan memperoleh beberapa derajat yang tinggi di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia) di Surga.
Qur’an surat Thaahaa ayat 123 :
123.          (…Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka) ketahuilah (barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka).
Qur’an surat An-Nuur ayat 56 :
56.  (Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul) apa yang diperintah Rasulullah saw kerjakanlah, apa yang dilarangnya tinggalkanlah, dan ikutilah sunnah-sunnahnya (supaya kamu diberi rahmat).
Qur’an surat Al-Fath ayat 17 :
17.  (…Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barangsiapa yang berpaling, niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih).
Qur’an surat Al-Hasyr ayat 7 :
7.      (….Apa yang telah diberikan oleh rasul kepada kalian, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagi kalian, maka tinggalkanlah, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukuman-Nya).


Sumber : Al-Qur’an, Tafsir Jalalain dan Hadits.