26 Juli, 2020

TEMPAT TEMPAT BERKUMPULNYA KUMAN KUMAN PENYAKIT

1.      Di Tangan
Tangan manusia bisa mengandung 332 ribu bakteri yang berasal dari sekitar 4.700 jenis bakteri yang berbeda. Hal ini wajar mengingat tangan dapat memegang smartphone, makanan, meja, kursi, pegangan pada angkutan umum dan apa saja. Kumpulan bakteri (kuman-kuman) tersebut dapat berpindah dari tangan yang satu ke tangan yang lain melalui uang (duit) yang berpindah tangan ribuan kali hingga akhirnya sampai di tangan kita. Ada sekitar 1 juta bakteri di uang kertas, maka jangan langsung memegang makanan setelah memegang uang kertas dan uang logam. 
2.      Di Uang
Bakteri dan jamur terdapat di uang kertas dan uang logam, bakteri lebih banyak lagi yang ada di uang kertas yang kotor dan lusuh (lecek), yang sangat berpeluang menyebabkan penyakit pada manusia. Berikut beberapa bakteri yang terdapat di uang :
  1. Escherichia coli (E. coli), Salmonella, Bacillus cereus dan Enterococci yang mengakibatkan keracunan makanan dan menimbulkan gejala mual, muntah, demam, sakit kepala sampai diare.
  2. Staphylococcus aureus menyebabkan penyakit tulang, sendi, keracunan darah dan makanan. Bakteri ini juga menyebabkan infeksi folikel rambut, saluran kemih, paru-paru, aliran darah dan selulitis yaitu infeksi bakteri pada jaringan kulit yang menyebabkan kerusakan jaringan sampai bernanah, seperti abses, bisul dan jerawat.
C.     Acinetobacter dapat menyebabkan infeksi nosokomial yang membuatnya resisten (kebal) terhadap segala obat antibiotik.
  1. Klebsiella menyebabkan pneumonia (paru-paru basah) dan infeksi paru-paru.
  2. Serratia dapat mengganggu saluran pencernakan.
  3. Enterobacter dapat menyebabkan infeksi di seluruh tubuh, terutama di kulit.
  4. Cryptococcus dapat menyerang seseorang dengan sistem imun (kekebalan tubuh) yang lemah dan dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf.
  5. Penicillium dapat menyebabkan demam di tubuh.
  6. Aspergillusniger berpeluang menyebabkan kelainan pada fungsi paru-paru.
  7. Candida dapat menyebabkan infeksi pada kulit.
  8. Enterococcus faecium menyebabkan infeksi darah, perut, kulit dan kantung kemih yang menyerang orang-orang yang lemah kekebalan tubuhnya.
  9. Listeria menyebabkan keracunan makanan dan keguguran kandungan.
M.         Clostridium difficile dan E. coli menyebabkan infeksi kantung empedu, saluran kemih, selaput otak dan penyakit lainnya. Dan masih banyak bakteri yang ada di uang. 
3.      Di Hand Phone (HP)
Terdapat bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, bakteri penyebab flu musiman dan bakteri-bakteri lain yang terdapat di HP lebih banyak 10x lipat daripada yang ada di toilet duduk. Yaitu bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan masalah di kulit, misalnya jerawat dan masalah di tubuh manusia lewat mata, hidung dan telinga yang disentuh atau dipegang oleh tangan yang sehabis memegang HP tidak mencuci tangan terlebih dahulu. Bakteri-bakteri di HP juga menyebabkan sakit perut, muntah-muntah, keracunan makanan, infeksi Staphylococcus dan sebagainya.
4.      Di Keyboard Komputer dan Laptop
Bakteri-bakteri terdapat di mose, di keyboard komputer dan laptop, bahkan yang di keyboard terdapat bakteri 400x lebih banyak daripada di toilet. Setelah memegang uang atau HP atau keyboard, maka cuci tangan dahulu dengan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% dengan cara menggosok tangan selama 20-30 detik. Yaitu sebelum tangan Anda meracik atau mengolah bahan-bahan masakan, sebelum makan memakai tangan, sebelum menyentuh organ mata, mulut dan hidung, insyaAllah supaya tangan steril dari kuman-kuman penyebab penyakit.

Mengapa Batuk dan Bersin Harus Menutup Mulut dan Hidung
Karena saat seseorang batuk atau bersin, maka akan melepaskan sekitar 100 ribu kuman penyakit dengan kecepatan 160 km/jam, terdiri dari virus dan bakteri yang ukurannya sangat kecil yang akan berhamburan ke udara. Akibatnya, kuman-kuman penyakit menular tersebut terhirup orang-orang yang ada di sekitarnya beberapa menit pertama setelah ada orang yang batuk atau bersin yang tidak menutup mulut dan hidungnya itu. Maka dalam waktu beberapa menit kemudian, kuman-kuman penyakit itu sebagian jatuh dan menempel pada makanan dan minuman yang tidak ditutupi, juga menempel pada apa saja yang bisa mencemari ruangan atau tempat itu. Dan sebagian kuman yang lainnya, seperti virus dapat tetap melayang di udara menunggu untuk mendarat di tempat yang cocok untuk berkembang biak (bereproduksi). Namun hal itu tergantung dari jumlah virus yang ada, daya tahan tubuh si penerima virus atau kondisi lingkungan yang mendukung virus itu *bereplikasi sampai menimbulkan gejala klinis atau keluhan. Oleh karena itu, harus menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, supaya tidak menularkan penyakit pneumonia, meningitis, TBC, SARS, MERS, flu dan covid 19 ke orang lain.

*Bereplikasi adalah tahap pembentukan virus-virus baru di dalam sel inang yang dilakukan virus-virus itu untuk berkembang biak.

Tidak ada komentar: