31 Januari, 2015

PENGETAHUAN AGAMA DAN ILMIAH

1. Manfaat Membaca Al-Qur’an.
Qur’an surat Al-Baqarah ayat 2 :
2.      (Kitab) Al-Qur’an (ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa).
Qur’an surat Ali-‘Imran ayat 138 :
138.    Al-Qur’an (Ini menjadi penerangan bagi seluruh manusia dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa) Al-Haaqqah ayat 48.
Qur’an surat Al-An’aam ayat 90, 92, 155 dan 157 :
90.  (….Katakanlah) Muhammad kepada mereka (: “Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikannya) Al-Qur’an (tidak lain) Al-Qur’an (itu hanyalah peringatan untuk seluruh umat).
92.  (Dan) Al-Qur’an (ini adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkahi, membenarkan kitab-kitab yang) diturunkan (sebelumnya dan agar engkau) Muhammad (memberi peringatan kepada) penduduk (Ummul Qura) Mekkah (dan orang-orang yang ada di sekitarnya) yang dekat maupun yang jauh dengan Al-Qur’an tersebut (dan orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya dan mereka selalu memelihara shalatnya).
155.    (Dan ini) Al-Qur’an (adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkahi, maka ikutilah ia) Al-Qur’an itu dengan memgamalkannya (dan bertakwalah) kepada Allah (agar kamu diberi rahmat).
157.    (….Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Tuhanmu) yaitu Al-Qur’an yang menjadi (petunjuk dan rahmat) bagi orang-orang yang beriman (maka siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya. Kelak Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksa yang buruk, disebabkan mereka selalu berpaling).
Qur’an surat Al-A’raaf ayat 2, 52 dan 204 :
2.      Inilah (Kitab yang diturunkan kepadamu) Muhammad (maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya engkau memberi peringatan dengan) Al-Qur’an (itu dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman).
52.  (Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan kepada mereka sebuah Kitab) Al-Qur’an (yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami) secara terperinci keterangan tentang ayat-ayat di dalamnya (menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman) Al-A’raaf ayat 203 dan An-Naml ayat 77.
204.    (Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik) yaitu ketika sedang shalat maupun di luar shalat (dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat).
Qur’an surat Yunus ayat 1, 37, 57 dan 108 :
1.      (Alif laam raa. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang penuh hikmah) Yaasiin ayat 2.
37.  (Tidaklah mungkin Al-Qur’an ini dibuat oleh selain Allah, akan tetapi) Al-Qur’an itu diturunkan untuk (membenarkan apa-apa) yaitu kitab-kitab (yang) diturunkan (sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya, tidak ada keraguan di dalamnya, diturunkan dari Tuhan semesta alam).
57.  (Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Tuhan kalian) yaitu Al-Qur’an (dan penyembuh) penawar (bagi penyakit-penyakit yang ada di dalam dada dan petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman).
108.    (Katakanlah) Muhammad (: ”Wahai manusia, sesungguhnya teIah datang kepada kalian kebenaran) Al-Qur’an (dari Tuhan kalian, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk, maka sesungguhnya petunjuk itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap diri kalian”).
Qur’an surat Huud ayat 1 :
1.      (Alif Laam Raa) inilah Al-Qur’an (suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi) Allah Tuhan (Yang Maha Bijaksana lagi Maha Waspada).
Qur’an surat Yusuf ayat 111 :
111.    (….Ini) Al-Qur’an (bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman).
Qur’an surat Ibrahim ayat 52 :
52.  Al-Qur’an (Ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan agar mereka diberi peringatan dengannya) yaitu dengan Al-Qur’an tersebut (dan agar mereka mengetahui bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mau mengambil pelajaran).
Qur’an surat An-Nahl ayat 64, 89 dan 98 :
64.  (Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Alkitab) Al-Qur’an (ini, melainkan agar engkau) Muhammad (dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka) kaum muslimin, Yahudi dan Nasrani (perselisihkan itu) yaitu tentang perkara agama (dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman).
89.  (…. Dan Kami turunkan kepadamu Alkitab) Al-Qur’an (untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk dan rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman) An-Nahl 102, An-Naml 1-2 dan Fushshilat 2-4.
98.  (Apabila kamu membaca Al-Qur’an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk) ucapkanlah : “A’uudzubillaahi minasy syaithaanirrajiim”.
Qur’an surat Al-Israa’ ayat 9 dan 82 :
9.      (Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada) jalan (yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar)..
82.  (Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar) insya Allah obat yang menyembuhkan penyakit jasmani (termasuk mencerdaskan IQ), karena orang sakit itu sel-selnya rusak dan mati, jika orang yang sakit itu dibacakan Al-Qur’an yang mempunyai berkah dengan khusyuk dan penuh keyakinan, maka energi positif yang tersimpan di dalam ayat-ayat Allah akan bisa dikeluarkan dan akan meresonansi seluruh tubuh termasuk sel-sel yang rusak dan mati, sehingga sel-sel orang yang sakit tersebut mengalami regenerasi dan lebih afdol lagi jika disertai dengan sedekah dan juga menyembuhkan penyakit rohani (dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…).
Dari Ali bin Abu Thalib ra, Rasulullah saw bersabda :
“Sebaik-baiknya pengobatan (jasmani dan rohani) adalah (dengan) Al-Qur’an. Hadits riwayat Ibnu Majah.
Dari Abu Umamah al-Bahili, Rasulillah saw bersabda :
“Obatilah penyakit kalian dengan sedekah (shadaqoh)”. Hadits riwayat Thabrani dan Baihaqi.

Qur’an surat Thaahaa ayat 113 :
113.    (Dan demikianlah Kami menurunkannya) Al-Qur’an (dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang-ulang di dalamnya sebagian dari ancaman, supaya mereka bertakwa atau supaya ia) Al-Qur’an itu (menimbulkan pengajaran bagi mereka).
Qur’an surat Az-Zumar ayat 23 :
23.  (“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik) yaitu (Kitab) Al-Qur’an (yang serupa lagi berulang-ulang) ayat-ayatnya jika dibaca berulang-ulang bisa menyebabkan munculnya gelombang elektromagnetik yang menggetarkan kulit dan menenangkan hati, karena energi positifnya dari Al-Qur’an yang sangat luar biasa dahsyat, bahkan gunung, Bumi dan tubuh manusia yang sudah meninggal pun bisa di-stimulasi oleh energi positif dari Al-Qur’an, apalagi tubuh manusia yang masih hidup maka akan lebih bisa di-stimulasi lagi, hal ini bisa terjadi bagi orang-orang yang mengimaninya. Asal, waktu membacanya itu dalam keadaan khusyuk dan penuh ketakwaan, karena kuncinya adalah keimanan atau keyakinan. Dengan keyakinan itu, energi yang tersimpan di dalam Al-Qur’an akan bisa dikeluarkan dan akan mengimbas atau meresonansi seluruh tubuh manusia dan ke segala benda serta lingkungan di sekitarnya. Biasanya, ruangan yang sering dipakai untuk mengingat Allah yaitu shalat dan berdzikir, maka ruangan itu menjadi dingin atau sejuk dan tidak panas. Semakin dekat orang itu dengan Allah, maka semakin besar ia bisa membuka energi positif yang tersimpan di dalam Al-Qur’an. Seperti Nabi Musa as yang bisa membelah Laut Merah, Nabi Ibrahim as yang bisa mendinginkan api yang membakar dirinya dan Rasulullah saw yang bisa memancarkan air di sela-sela jari tangannya dengan izin Allah dan sebagainya. Sebaliknya, bagi orang yang tidak yakin, maka tidak akan bisa mengeluarkan energi positif dari dalam Al-Qur’an tersebut (Bergetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka diwaktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab) Al-Qur’an (itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa disesatkan oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberinya petunjuk). Ayat tersebut dengan jelas menyebutkan pengaruh Al-Qur’an terhadap kulit dan ternyata para ilmuan modern juga menemukan bahwa gelombang suara dapat memengaruhi sel-sel kulit dan memiliki kemampuan yang menakjubkan untuk menyimpan pengetahuan dan mengingatnya. Sebagaimana kita ketahui, sentuhan atau rabaan merupakan salah satu indera yang sangat penting yang dimiliki manusia. Melalui sentuhan kita bisa mempersepsi* realitas yang ada di sekeliling kita. Proses sentuhan dilakukan melalui ujung-ujung saraf yang terdapat pada kulit yang kemudian mengirimkan sinyal ke otak melalui jaringan urat saraf. Jaringan saraf berujung pada atau di antara sel-sel epidermis, lapisan luar kulit. Melalui jaringan saraf pada kulit itulah kita bisa mempersepsi dan mengenali untuk kemudian mengingat segala yang kita sentuh dan kita raba.
*Persepsi (bhs. Latin = perceptio/percipio) adalah tindakan menyusun, mengenali dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran dan pemahaman tentang lingkungan. Persepsi meliputi semua sinyal dalam sistem saraf yang merupakan hasil dari stimulasi fisik atau kimia dari organ pengindera.

Qur’an surat Al-‘Ankabuut ayat 51 :
51.  (....Sesungguhnya dalam) Al-Qur’an (itu terdapat rahmat yang besar) dari Allah (dan pelajaran) ilmu (bagi orang-orang yang beriman) Al-Muddatstsir ayat 55.
Qur’an surat Al-Qamar ayat 17 :
17.  (Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?) Al-Qamar ayat 22, 32 dan 40.
Qur’an surat Al-Haaqqah ayat 48 dan 51:
48.  (Dan sesungguhnya ia) Al-Qur’an (itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa).
51.  (Dan sesungguhnya ia) Al Quran (itu benar-benar perkara kebenaran yang diyakini).                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              
Qur’an surat Luqman ayat 2-3 :
2.      (Inilah ayat-ayat Alkitab) Al-Qur’an (yang mengandung hikmah) penjelasan tentang banyak ilmu sehingga bisa memahaminya secara mendalam dan bisa mengamalkannya dengan benar.
3.      (menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan).
Qur’an surat Fushshilat ayat 4, 41-42 dan 44 :
4.      Al-Qur’an (Yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling, maka mereka tidak) mau (mendengarkan).
41.  (Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari peringatan) Al-Qur’an (ketika ia datang kepada mereka) niscaya Allah pasti mengazab mereka (dan sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah kitab yang mulia).
42.  (Yang tidak datang kepadanya) Al-Qur’an itu (kebatilan) tidak ada kesesatan, kesalahan dan tidak ada perselisihan ayat-ayatnya (baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji).
44.  (....Katakanlah : “Al-Qur’an ini bagi orang-orang yang beriman adalah petunjuk) ke jalan yang benar, Al-Jin ayat 1-2 supaya tidak sesat jalannya di dunia dan di akhirat (dan penawar....”).
Qur’an surat Al-Kahfi ayat 1-2 :
1.      (Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Alkitab) Al-Qur’an (dan Dia tidak menjadikannya kebengkokan) kesalahan dan perselisihan atau ketidakbenaran di dalamnya, Az-Zumar ayat 28 Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.
2.      (Sebagai bimbingan yang lurus untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat keras dari sisi-Nya) bagi orang-orang yang zhalim (dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik) Al-Kahfi ayat 3, Asy-Syuura ayat 7 dan Al-Ahqaaf ayat 12.
Qur’an surat Al-Jaatsiyah ayat 20 :
20.  (Inilah) Al-Qur’an (adalah pedoman) hidup (bagi manusia, petunjuk) jalan yang lurus dan keselamatan (dan rahmat bagi kaum yang meyakini).

Qur’an surat Al-Hijr ayat 9 :
9.      (Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikir) Al-Qur’an yang agung, Al-Hijr ayat 87 (dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya) Allah menjamin kemurnian Al-Qur’an selama-lamanya.
Qur’an surat Al-Anbiyaa’ ayat 50 :
50.  (Dan) Al-Qur’an (ini adalah suatu kitab peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan....) .
Qur’an surat Asy-Syu’araa’ ayat 192 dan 214 :
192.    (Dan sesungguhnya ia) Al-Qur’an ini (benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam) As-Sajdah ayat 2, Al-Waaqi’ah ayat 80 dan Al-Haaqqah ayat 43.
214.    (Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat) dengan Al-Qur’an itu.
Qur’an surat Shaad ayat 87 :
87.  (Tidak lain) Al-Qur’an (ini hanyalah peringatan bagi semesta alam) At-Takwiir ayat 27 dan Al-Muddatstsir ayat 54.
Qur’an surat Az-Zukhruf ayat 4 :
4.      (Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu dalam induk Alkitab) yaitu Lauhul Mahfuzh (di sisi Kami) Al-Qur’an itu (adalah benar-benar) bernilai (tinggi dan amat banyak mengandung hikmah).
Qur’an surat Al-Waaqi’ah ayat 77-79 dan 81 :
77.  (Sesungguhnya) bacaan (ini adalah Al-Qur’an yang sangat mulia).
78.  (Pada kitab yang terpelihara) dijaga keasliannya oleh Allah.
79.  (Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang telah bersuci).
81.  (Maka apakah terhadap firman) Allah yang ada dalam Al-Qur’an (ini kalian menganggapnya remeh?).
Qur’an surat Al-Qalam ayat 52 :
52.  (Dan tidak lain ia) Al-Qur’an itu (hanyalah peringatan bagi seluruh umat) manusia dan jin.
Qur’an surat At-Takwiir ayat 19 dan 27-28 :
19.  (Sesungguhnya ia) Al-Qur'an itu (benar-benar firman) Allah yang dibawa oleh (utusan yang mulia) Jibril as.
27.  (Tidak lain Al-Qur'an itu hanyalah peringatan bagi semesta alam) Al-Muddatstsir ayat 54.
28.  (Yaitu bagi siapa di antara kalian yang mau menempuh jalan yang lurus).
Qur’an surat Ath-Thaariq ayat 13-14 :
13.  (Sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar firman yang memisahkan) antara perkara yang hak dan perkara yang batil.
14.  (Dan sekali-kali bukanlah ia) Al-Qur’an itu (senda gurau) atau permainan.

Suara itu mempengaruhi sel-sel dan sel-sel saraf tubuh dan anggota tubuh (kepala, leher, tangan dan kaki), apalagi jika suara itu lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung energi positif yang kekuatannya sangat luar biasa dahsyat (tergantung dekat tidaknya dengan Allah dan kekhusyukan pembacanya), dan kunci untuk membuka energi positif di dalam Al-Qur’an adalah iman dan takwa. Membaca Al-Qur’an di dalam shalat, dzikir, tilawah dan tadarus itu hal ini sama dengan melakukan stimulasi getaran-getaran elektromagnetik kepada sistem energi tubuh kita dan menyeimbangkan energi dalam tubuh, menyehatkan dan melembutkan, memberi ketenangan kulit dan hati kita. Dan energi positifnya berkhasiat meregenerasi sel-sel dan sel-sel saraf seluruh tubuh dan otak, sehingga menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani, membuat sekujur tubuh mengeluarkan cahaya Ilahiah yang terang atau menghasilkan aura positf yang jernih yang melembutkan hati dan kulit, menajamkan ingatan, mencerdaskan otak, menyeimbangkan tubuh dan sebagainya. Bahkan jika dibaca sehabis Maghrib atau Subuh atau pada 2 waktu shalat tersebut akan mencerdaskan otak sampai 80% (insya Allah lebih afdol jika dibaca setelah shalat Tahajud), masih banyak lagi manfaat membaca Al-Qur’an dan 20% lagi yang mencerdaskan otak adalah makan makanan yang mengandung omega 3 seperti : telur (terutama kuning telur yang berwarna orange), ikan, udang, hewan laut lainya terutama teripang, sayuran berwarna hijau, labu, pepaya, rumput laut, kacang-kacangan, biji-bijian, kismis. Kuning telur dan minum teh pegagan bisa meningkatkan daya ingat, dan juga dzikir “Ya Maajid” 33x, dibaca setelah shalat dan berdoa kepada Allah supaya diberi otak yang cerdas. Makanan dan minuman haram bisa menurunkan IQ atau kecerdasan.
Untuk bisa membuka energi positif di dalam Al-Qur’an yang kekuatannya sangat luar biasa dahsyat, membacanya harus penuh ketakwaan, karena kuncinya adalah iman dan takwa dan harus juga mendekatkan diri kepada Allah dengan mengingat Allah dalam shalat wajib dan shalat sunat yang khusyuk, tumakninah, bacaan Al-Qur’annya sesuai tajwid, tidak mengkonsumsi segala yang haram, maka kita merasa selalu dekat dan ingat kepada Allah dan Allah akan mensucikannya. Karena shalat itu maknanya, kita bersilahturahmi, berhubungan, mi’raj, menyambungkan hati dan berkomunikasi dengan Allah.

Semakin orang itu dekat dengan Allah dan semakin khusyuk, maka semakin besar dia bisa membuka dan memanfaatkan energi positif yang ada di dalam Al-Qur’an yang kekuatannya sangat luar biasa dahsyat tersebut, seperti para nabi, rasul, wali dan para alim. Karena manusia yang sedang shalat itu melakukan gerakan mengangkat tangan dan gerakan tubuh yang sesuai rukun shalat itu adalah meditasi energi yang di setiap gerakan shalat itu menghasilkan energi yang berbeda, dan hasil energinya tergantung dari khusyuk tidaknya dia dalam melafalkan ayat-ayat Allah (berdoa) di sepanjang shalatnya. Mengangkat tangan ketika takbir, rukuk dan iktidal, sujud, duduk tawarruk dan iftirasi (tasyahhud akhir) masing-masing gerakan menghasilkan perubahan-perubahan pancaran energi positif di tubuh kita yang menghasilkan medan elektromagnetik antara kita dengan Ka’bah, apalagi ada pancaran cahaya ilahiah para nabi yang sangat tinggi itu membekas di Ka’bah dan semua petilasan mereka, karena mereka selalu mendekatkan diri kepada Allah. Contohnya Rasulullah saw itu sangat dekat dengan Allah karena jika shalat malam lebih dari 1 jam sampai kakinya bengkak, maka beliau saw bisa memanfaatkan energi positifnya Al-Qur’an untuk menyembuhkan penyakit, Allah belah Bulan menjadi 2 bagian, keluarnya air dari sela jari-jarinya, makanan sedikit jadi banyak yang mengenyangkan tentara muslim yang berjumlah besar, Allah hidupkan orangtuanya dan gadis yang telah mati, doa-doa dan ucapan-ucapan beliau saw yang selalu Allah kabulkan dan sebagainya.

2. Bahaya Mengkonsumsi Alkohol
Qur’an surat Al-Maaidah ayat 90 :
90.  (Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar) minuman keras (berjudi) berkorban untuk (berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan).
Alkohol dalam ilmu gizi disebut sebagai “zat gizi yang anti gizi”, mengapa?
1.      Alkohol 1 gram mengandung 0,48 kilo kalori.
2.      Alkohol tidak mengandung vitamin dan mineral.
3.      Alkohol dapat menghilangkan beberapa zat gizi dari dalam tubuh sehingga tubuh akan kekurangan zat gizi.
4.      Alkohol dapat meningkatkan kebutuhan akan zat gizi lainnya dan memicu kanker kelenjar getah bening.

Di dalam tubuh, alkohol dapat digunakan sebagai bahan bakar hanya oleh sel hati, secara normal sel hati akan membakar lemak untuk menghasilkan energi. Jika di dalam darah terdapat alkohol, maka lemak tidak bisa dibakar untuk menghasilkan energi. Sehingga lemak tersebut akan ditimbun di dalam hati sehingga dapat menimbulkan penumpukkan lemak di hati yang bisa mengakibatkan kerusakan hati dan jika masuk ke dalam darah, terjadi penumpukkan lemak dalam darah dalam kadar yang tinggi yang mengakibatkan tekanan darah tinggi dan membuat jasmani dan rohani dikuasai oleh setan sehingga terdorong untuk minum lebih banyak lagi dengan kadar alkohol yang lebih tinggi dan setan dengan mudah menyuruhnya (menggodanya) untuk melakukan perbuatan dosa-dosa. Alkohol membutuhkan vitamin B komplek terutama B1 (thiamin) dan vitamin B3 (niacin) untuk metabolisme, jika vitamin-vitamin tersebut habis digunakan untuk metabolisme alkohol, maka gula di dalam darah tidak dapat digunakan secara efisien, sehingga menimbulkan penurunan kadar gula darah (hipoglikemia). Hasil metabolisme alkohol akan menghancurkan vitamin B6, sehingga akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), alkohol bisa membuat mata buta dan cacat fisik dan menurunkan konsentrasi otak serta menurunkan kecerdasan otak atau IQ karena otaknya mengalami kerusakan yang sulit disembuhkan. Alkohol memiliki sifat merangsang pengeluaran urin (diuretika), jika urin yang dikeluarkan berlebihan dapat menyebabkan kekurangan cairan di dalam tubuh (dehidrasi). Saat terjadi dehidrasi akan banyak vitamin dan mineral yang ikut terbuang bersama urin atau air seni, sehingga tubuh akan merasa lemah, kekurangan gizi, gangguan saraf, menyebabkan kegemukan dan merusak organ-organ tubuh. Jika orangtuanya pemabuk, akan melahirkan anak-anak yang cacat mental karena sel sperma dan ovumnya kekurangan nutrisi menyebabkan ketidaksempurnaan bayi atau janinnya. Makanya, khamar (minuman beralkohol) yang dibuat manusia diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya di dunia, tetapi sungai khamar murni yang campurannya dari tasniim yang lezat rasanya ciptaan Allah di Surga dihalalkan, Muhammad ayat 15 dan Al-Mutaffifiin ayat 25-28 karena tidak mengandung alkohol sehingga tidak memabukkan dan rasanya lebih nikmat, Ash-Shaaffat ayat 45-47.

3. Qur’an surat Al-A’raaf ayat 96 :
96.  (Dan jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa) menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya (pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari Langit dan Bumi, tetapi mereka mendustakan) ayat-ayat Kami. Jika sebuah kota/wilayah warganya banyak yang tidak bersyukur dengan mendirikan shalat, maka Allah jadikan orang yang paling kafir (non muslim) sebagai pemimpin mereka (jika di wilayah atau kota tersebut banyak orang Islamnya tetapi sebagian besar Islam KTP alias mengaku orang Islam tetapi tidak shalat, mereka termasuk orang kafir juga, karena shalat itu yang menentukan ia adalah orang Islam atau orang kafir), warganya banyak yang tidak menunaikan zakat, infaq dan sedekah (pelit), maka akan terjadi kekeringan di wilayah itu apalagi ketika musim kemarau. Dan warganya banyak yang melakukan kezhaliman, kekufuran dan kefasikan (maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri) dengan banyak terjadi kejahatan, banyak terjadi bencana atau musibah yang memakan korban jiwa dan Allah tidak turunkan berkah-Nya, contohnya, mahalnya semua harga barang (khususnya makanan dan minuman) salah satu sebabnya adalah karena warganya dan pedagangnya banyak yang tidak jujur (yaitu : banyak yang korupsi waktu, uang negara, mencuri listrik, air dan sebagainya. Pedagangnya merugikan dan membahayakan kesehatan pembeli dengan memproduksi dan menjual barang, makanan dan minuman beracun, palsu, mengurangi timbangan dsb).
Qur’an surat Al-A’raaf ayat 4-5, 94-95 dan 97-99 :
4.      (Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah kekuatan) siksaan (Kami) menimpa penduduknya disaat (tengah malam atau disaat mereka beristirahat di tengah hari) karena dosa-dosa mereka, Al-A’raaf ayat 100-102.
5.      (Maka tidak adalah keluhan mereka disaat datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan : “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim”).
94.  (Kami tidaklah mengutus seseorang rasul pun kepada sesuatu negeri) lalu penduduknya mendustakan  rasul itu (melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri) lalu mau beriman dan bertakwa kepada Allah.
95.  (Kemudian Kami ganti penderitaan itu dengan kesenangan hingga) keturunan dan harta mereka (bertambah banyak) tetapi mereka merasa tidak berbuat dosa (dan mereka berkata : ”Sesungguhnya nenek moyang kami pun telah merasai penderitaan dan kesenangan”) seperti apa yang sedang kami alami, memang demikianlah hukum alam itu, jadi bencana ini bukan azab dari Allah (maka Kami timpakan siksaan kepada mereka dengan tiba-tiba tanpa mereka sadari).
97.  (Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari ketika mereka sedang tidur).
98.  (Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka disaat Matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain).
99.  (Atau apakah mereka merasa aman dari azab Allah) yang tidak terduga-duga (Tidak ada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi).

Qur’an surat Huud ayat 117 :
117.    (Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zhalim, sedangkan penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan).
Qur’an surat An-Nahl ayat 112 :
112.    (Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan dengan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian) Allah timpakan azab berupa (kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat).
Qur’an surat Al- Israa’ ayat 58 :
58.  (Dan tidak ada suatu negeri pun) yang zhalim penduduknya (melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami mengazab) penduduk (nya dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab) Lauhul Mahfuzh.
Qur’an surat Al-Kahfi ayat 59 :
59.  (Dan) penduduk (negeri itu telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zhalim dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka) di dalam Kitab Lauhul Mahfuzh.
Qur’an surat Al-Mu’minuun ayat 18 :
18.  (Dan Kami turunkan air dari Langit menurut suatu ukuran) menurut kebutuhan penduduknya yaitu berupa hujan rahmat, kecuali jika Allah menurunkan hujan azab pada daerah tersebut (lalu Kami jadikan air itu menetap di Bumi) maka diatur oleh Allah menjadi sumber-sumber mata air, lalu dengan air itu ditumbuhkan-Nya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, Az-Zumar ayat 21 (dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya).
Qur’an surat Al-Mulk ayat 30 :
30.  (Katakanlah : ”Terangkanlah kepadaku jika sumber air kalian menjadi kering, maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagi kalian?”) tidak ada yang bisa mendatangkannya kecuali Allah Yang Maha Kuasa. Disunatkan bagi yang membaca ayat ini mengucapkan ”Allahu Rabbul ’aalamiin”, aku berlindung kepada Allah dari perbuatan berani melawan Allah.
Qur’an surat Al-Hajj ayat 45 dan 48 :
45.  (Berapalah banyaknya negeri yang telah Kami binasakan karena penduduknya dalam keadaan) berbuat (zhalim, maka runtuhlah) tembok-tembok bangunannya (menutupi atap-atapnya dan) berapa banyak (sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi) yang tidak berpenghuni karena pemiliknya binasa semua.
48.  (Dan berapa banyaknya kota yang Aku tangguhkan) penghancuran (nya, karena penduduknya berbuat zhalim, kemudian Aku azab mereka) sehingga terjadi bencana yang menghancurkan kota tersebut beserta penduduknya (dan hanya kepada Aku-lah kembalinya segala sesuatu).
Qur’an surat Asy-Syu’araa’ ayat 208-209 :
208.    (Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, kecuali setelah ada bagi) penduduk (nya orang-orang)  rasul-rasul-Nya (yang memberi peringatan) kepada mereka.
209.    (Untuk) menjadi (peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zhalim) dalam membinasakan mereka, kecuali setelah terlebih dahulu mereka mendapat peringatan.
Qur’an surat Al-Qashash ayat 59 :
59.  (…dan tidak pernah pula Kami membinasakan kota-kota kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezhaliman).
Qur’an surat Al-‘Ankabuut ayat 34 :
34.  (Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari Langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik) sebagian besar penduduknya kafir dan melakukan dosa-dosa termasuk melakukan perbuatan homoseksual.
Qur’an surat Ath-Thalaaq ayat 8-10 :
8.      (Dan berapalah banyaknya negeri yang) penduduknya (mendurhakai perintah Tuhannya dan rasul-rasul-Nya, maka Kami hisab penduduk negeri-negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan) karena mereka dimasukkan ke dalam Neraka Jahannam kekal untuk selama-lamanya.
9.      (Maka mereka merasakan) hukuman (akibat dari perbuatannya, dan akibat perbuatan mereka adalah kerugian yang besar).
10.  (Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah wahai orang-orang yang mempunyai akal) yaitu (orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepada kalian) wahai manusia, yaitu Al-Qur’an dan kitab-kitab sebelumnya yang dibawa oleh rasul-rasul-Nya.

Sumber : Al-Qur’an, Tafsir Jalalain, Pusaran Energi Ka’bah, The Miracle dan Tafsir Ilmi oleh Kemenag RI dan LIPI, Mukjizat Kesehatan Ibadah dan berbagai sumber.

Tidak ada komentar: