31 Januari, 2015

PENGETAHUAN AGAMA DAN ILMIAH

1. Bahaya Mengkonsumsi Alkohol
Qur’an surat Al-Maaidah ayat 90 :
90.  (Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar) minuman keras (berjudi) berkorban untuk (berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan).
Alkohol dalam ilmu gizi disebut sebagai “zat gizi yang anti gizi”, mengapa?
1.      Alkohol 1 gram mengandung 0,48 kilo kalori.
2.      Alkohol tidak mengandung vitamin dan mineral.
3.      Alkohol dapat menghilangkan beberapa zat gizi dari dalam tubuh sehingga tubuh akan kekurangan zat gizi.
4.      Alkohol dapat meningkatkan kebutuhan akan zat gizi lainnya dan memicu kanker kelenjar getah bening.

Di dalam tubuh, alkohol dapat digunakan sebagai bahan bakar hanya oleh sel hati, secara normal sel hati akan membakar lemak untuk menghasilkan energi. Jika di dalam darah terdapat alkohol, maka lemak tidak bisa dibakar untuk menghasilkan energi. Sehingga lemak tersebut akan ditimbun di dalam hati sehingga dapat menimbulkan penumpukkan lemak di hati yang bisa mengakibatkan kerusakan hati dan jika masuk ke dalam darah, terjadi penumpukkan lemak dalam darah dalam kadar yang tinggi yang mengakibatkan tekanan darah tinggi dan membuat jasmani dan rohani dikuasai oleh setan sehingga terdorong untuk minum lebih banyak lagi dengan kadar alkohol yang lebih tinggi dan setan dengan mudah menyuruhnya (menggodanya) untuk melakukan perbuatan dosa-dosa. Alkohol membutuhkan vitamin B komplek terutama B1 (thiamin) dan vitamin B3 (niacin) untuk metabolisme, jika vitamin-vitamin tersebut habis digunakan untuk metabolisme alkohol, maka gula di dalam darah tidak dapat digunakan secara efisien, sehingga menimbulkan penurunan kadar gula darah (hipoglikemia). Hasil metabolisme alkohol akan menghancurkan vitamin B6, sehingga akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), alkohol bisa membuat mata buta dan cacat fisik dan menurunkan konsentrasi otak serta menurunkan kecerdasan otak atau IQ karena otaknya mengalami kerusakan yang sulit disembuhkan. Alkohol memiliki sifat merangsang pengeluaran urin (diuretika), jika urin yang dikeluarkan berlebihan dapat menyebabkan kekurangan cairan di dalam tubuh (dehidrasi). Saat terjadi dehidrasi akan banyak vitamin dan mineral yang ikut terbuang bersama urin atau air seni, sehingga tubuh akan merasa lemah, kekurangan gizi, gangguan saraf, menyebabkan kegemukan dan merusak organ-organ tubuh. Jika orangtuanya pemabuk, akan melahirkan anak-anak yang cacat mental karena sel sperma dan ovumnya kekurangan nutrisi menyebabkan ketidaksempurnaan bayi atau janinnya. Makanya, khamar (minuman beralkohol) yang dibuat manusia diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya di dunia, tetapi sungai khamar murni yang campurannya dari tasniim yang lezat rasanya ciptaan Allah di Surga dihalalkan, Muhammad ayat 15 dan Al-Mutaffifiin ayat 25-28 karena tidak mengandung alkohol sehingga tidak memabukkan dan rasanya lebih nikmat, Ash-Shaaffat ayat 45-47.

2. Qur’an surat Al-A’raaf ayat 96 :
96.  (Dan jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa) menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya (pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari Langit dan Bumi, tetapi mereka mendustakan) ayat-ayat Kami. Jika sebuah kota/wilayah warganya banyak yang tidak bersyukur dengan mendirikan shalat, maka Allah jadikan orang yang paling kafir (non muslim) sebagai pemimpin mereka (jika di wilayah atau kota tersebut banyak orang Islamnya tetapi sebagian besar Islam KTP alias mengaku orang Islam tetapi tidak shalat, mereka termasuk orang kafir juga, karena shalat itu yang menentukan ia adalah orang Islam atau orang kafir), warganya banyak yang tidak menunaikan zakat, infaq dan sedekah (pelit), maka akan terjadi kekeringan di wilayah itu apalagi ketika musim kemarau. Dan warganya banyak yang melakukan kezhaliman, kekufuran dan kefasikan (maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri) dengan banyak terjadi kejahatan, banyak terjadi bencana atau musibah yang memakan korban jiwa dan Allah tidak turunkan berkah-Nya, contohnya, mahalnya semua harga barang (khususnya makanan dan minuman) salah satu sebabnya adalah karena warganya dan pedagangnya banyak yang tidak jujur (yaitu : banyak yang korupsi waktu, uang negara, mencuri listrik, air dan sebagainya. Pedagangnya merugikan dan membahayakan kesehatan pembeli dengan memproduksi dan menjual barang, makanan dan minuman beracun, palsu, mengurangi timbangan dsb).
Qur’an surat Al-A’raaf ayat 4-5, 94-95 dan 97-99 :
4.      (Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah kekuatan) siksaan (Kami) menimpa penduduknya disaat (tengah malam atau disaat mereka beristirahat di tengah hari) karena dosa-dosa mereka, Al-A’raaf ayat 100-102.
5.      (Maka tidak adalah keluhan mereka disaat datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan : “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim”).
94.  (Kami tidaklah mengutus seseorang rasul pun kepada sesuatu negeri) lalu penduduknya mendustakan  rasul itu (melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri) lalu mau beriman dan bertakwa kepada Allah.
95.  (Kemudian Kami ganti penderitaan itu dengan kesenangan hingga) keturunan dan harta mereka (bertambah banyak) tetapi mereka merasa tidak berbuat dosa (dan mereka berkata : ”Sesungguhnya nenek moyang kami pun telah merasai penderitaan dan kesenangan”) seperti apa yang sedang kami alami, memang demikianlah hukum alam itu, jadi bencana ini bukan azab dari Allah (maka Kami timpakan siksaan kepada mereka dengan tiba-tiba tanpa mereka sadari).
97.  (Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari ketika mereka sedang tidur).
98.  (Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka disaat Matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain).
99.  (Atau apakah mereka merasa aman dari azab Allah) yang tidak terduga-duga (Tidak ada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi).

Qur’an surat Huud ayat 117 :
117.    (Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zhalim, sedangkan penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan).
Qur’an surat An-Nahl ayat 112 :
112.    (Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan dengan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian) Allah timpakan azab berupa (kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat).
Qur’an surat Al- Israa’ ayat 58 :
58.  (Dan tidak ada suatu negeri pun) yang zhalim penduduknya (melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami mengazab) penduduk (nya dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab) Lauhul Mahfuzh.
Qur’an surat Al-Kahfi ayat 59 :
59.  (Dan) penduduk (negeri itu telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zhalim dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka) di dalam Kitab Lauhul Mahfuzh.
Qur’an surat Al-Mu’minuun ayat 18 :
18.  (Dan Kami turunkan air dari Langit menurut suatu ukuran) menurut kebutuhan penduduknya yaitu berupa hujan rahmat, kecuali jika Allah menurunkan hujan azab pada daerah tersebut (lalu Kami jadikan air itu menetap di Bumi) maka diatur oleh Allah menjadi sumber-sumber mata air, lalu dengan air itu ditumbuhkan-Nya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, Az-Zumar ayat 21 (dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya).
Qur’an surat Al-Mulk ayat 30 :
30.  (Katakanlah : ”Terangkanlah kepadaku jika sumber air kalian menjadi kering, maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagi kalian?”) tidak ada yang bisa mendatangkannya kecuali Allah Yang Maha Kuasa. Disunatkan bagi yang membaca ayat ini mengucapkan ”Allahu Rabbul ’aalamiin”, aku berlindung kepada Allah dari perbuatan berani melawan Allah.
Qur’an surat Al-Hajj ayat 45 dan 48 :
45.  (Berapalah banyaknya negeri yang telah Kami binasakan karena penduduknya dalam keadaan) berbuat (zhalim, maka runtuhlah) tembok-tembok bangunannya (menutupi atap-atapnya dan) berapa banyak (sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi) yang tidak berpenghuni karena pemiliknya binasa semua.
48.  (Dan berapa banyaknya kota yang Aku tangguhkan) penghancuran (nya, karena penduduknya berbuat zhalim, kemudian Aku azab mereka) sehingga terjadi bencana yang menghancurkan kota tersebut beserta penduduknya (dan hanya kepada Aku-lah kembalinya segala sesuatu).
Qur’an surat Asy-Syu’araa’ ayat 208-209 :
208.    (Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, kecuali setelah ada bagi) penduduk (nya orang-orang)  rasul-rasul-Nya (yang memberi peringatan) kepada mereka.
209.    (Untuk) menjadi (peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zhalim) dalam membinasakan mereka, kecuali setelah terlebih dahulu mereka mendapat peringatan.
Qur’an surat Al-Qashash ayat 59 :
59.  (…dan tidak pernah pula Kami membinasakan kota-kota kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezhaliman).
Qur’an surat Al-‘Ankabuut ayat 34 :
34.  (Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari Langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik) sebagian besar penduduknya kafir dan melakukan dosa-dosa termasuk melakukan perbuatan homoseksual.
Qur’an surat Ath-Thalaaq ayat 8-10 :
8.      (Dan berapalah banyaknya negeri yang) penduduknya (mendurhakai perintah Tuhannya dan rasul-rasul-Nya, maka Kami hisab penduduk negeri-negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan) karena mereka dimasukkan ke dalam Neraka Jahannam kekal untuk selama-lamanya.
9.      (Maka mereka merasakan) hukuman (akibat dari perbuatannya, dan akibat perbuatan mereka adalah kerugian yang besar).
10.  (Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah wahai orang-orang yang mempunyai akal) yaitu (orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepada kalian) wahai manusia, yaitu Al-Qur’an dan kitab-kitab sebelumnya yang dibawa oleh rasul-rasul-Nya.


Sumber : Al-Qur’an, Tafsir Jalalain dan berbagai sumber.

Tidak ada komentar: