24 April, 2013

KERAJAAN IBLIS

Iblis mempunyai kerajaan dan istana-istana yang sangat besar di banyak tempat di dunia, tetapi markas besarnya Iblis ada di kedalaman Samudra Atlantik dan singgasana Iblis ada di atas air Samudra Atlantik, tepatnya di atas air Segitiga Bermuda. Iblis pindah dari satu istana ke istana yang lain untuk mengatur kerajaannya yang sangat besar. Istana Iblis sangat besar sekali, dengan jutaan pelayan, jutaan pengawal dan jutaan setan, di samping istana-istananya yang lain di banyak tempat. Di istana-istana Iblis itu ada penguasa-penguasanya, ada menteri-menteri, pemerintahan dan kantor-kantor pemerintahan yang besar. Anak perempuannya Iblis yang paling besar juga mempunyai istana dan pengawal. Sedangkan anak-anaknya Iblis yang pria memiliki istana yang sangat besar, seperti yang dimiliki oleh para pejabat pemerintahannya. Dari sanalah Iblis beserta anak-anaknya dan pengikut-pengikutnya mengendalikan seluruh aktivitas penyesatan mereka terhadap umat manusia dalam rangka merealisasikan cita-cita Iblis yang mereka anggap sebagai “tuhan”. Iblis mempunyai wakil-wakil, 5 di antaranya wajib diwaspadai oleh manusia dan mereka adalah anak-anaknya Iblis yang pria.
1.      Tsabar.
Dia selalu mendatangi orang yang sedang kesusahan atau tertimpa musibah, baik kematian anak, kerabat dan lain-lain. Kemudian dia melancarkan bisikannya kepada manusia untuk menyatakan permusuhannya kepada Allah. Diucapkannya melalui mulut orang yang sedang tertimpa musibah itu, dengan mendorong manusia untuk mengucapkan keluh kesah, mencabik-cabik baju, meratap-ratap dengan ratapan jahiliah, dan mencaci-maki terhadap ketentuan Allah atas dirinya atau keluarganya dan lain sebagainya. Untuk menghindarinya, hendaknya kita berdoa : Auudzubillahiminnasy syaithaani tsabarir rajiimi wajundihi wa abnaaihi”.
Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan Tsabar yang terkutuk berikut pengikut-pengikutnya dan anak-anaknya.
2.      Dasim.
Setan inilah yang selalu berusaha dengan sekuat tenaganya untuk mencerai-beraikan ikatan perkawinan dengan mengobarkan rasa benci satu sama lain di kalangan suami-istri, sehingga terjadi perceraian. Dasim adalah anak kesayangan Iblis di seantero kerajaannya yang sangat besar. Untuk menghadapinya, hendaklah kita berdoa : Auudzubillahiminnasy syaithaani daasimirir rajiimi wajundihi wa abnaaihi”.
Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan Dasim yang terkutuk serta pengikut-pengikutnya dan anak-anaknya.
3.      Al-A’war.
Setan ini dan seluruh penghuni kerajaannya adalah spesialis-spesialis dalam urusan mempermudah terjadinya perzinahan. Anak-anaknya setan Al-A’war menjadikan indah bagian bawah tubuh kaum wanita, terutama bila wanita tersebut memakai pakaian yang terlihat auratnya ketika mereka keluar rumah. Para wanita yang berpakaian dengan menampakkan auratnya itu sangat menggembirakan Iblis, karena mereka adalah sama dengan separuh tentaranya Iblis di kerajaannya yang sangat besar. Karena para wanita yang terlihat auratnya itu yang membuat para pria banyak berbuat dosa, karena para pria tersebut tidak mengalihkan pandangannya ketika melihat wanita yang terlihat auratnya itu tetapi malah melihatnya dengan penuh nafsu. Dan para pria yang tidak menjaga pandangannya dari hal-hal yang haram untuk dilihat itu akhirnya masuk ke dalam jebakan setan Al-A’war dan anak-anaknya di kantor besarnya mereka dan setan Al-A’war dan seluruh penghuni kerajaannya lah yang menyebabkan terjadinya dekadensi moral dan perzinahan di kalangan manusia yang tidak berhati-hati dan hanya memperturutkan hawa nafsunya. Al-A’war bertanggung-jawab atas merajalelanya perzinahan, dengan mendorong manusia untuk melakukan perzinahan dan memperlihatkannya kepada pelaku zina sebagai hal yang menyenangkan atau dalam kata lain, setan Al-A’war dan anak-anaknya membuat para pelaku zina tersebut memandang baik perbuatannya yang buruk.
Qur’an surat An-Nuur ayat 30 :
  1. (Katakanlah kepada pria yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandanganya) dari segala hal yang diharamkan untuk dilihatnya (dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”).
4.      Maswath.
Setan ini spesialis dalam menciptakan kebohongan-kebohongan besar maupun kecil, bahkan kejahatan yang dia dan anak-anaknya lakukan sampai pada tingkat setan Maswath memperlihatkan diri dalam bentuk seseorang yang duduk dalam suatu pertemuan yang diselenggarakan oleh manusia. Lalu menyebarkan kebohongan yang pada gilirannya dibantu manusia untuk disebarkan ke kalangan masyarakat umum. Jadi jika ada berita bohong yang berkembang di kalangan manusia, setan Maswath dan anak-anaknya lah yang bertanggung-jawab beserta manusia yang ikut menyebarkan berita bohong tersebut. Para setan dan juga mayoritas jin, sangat suka dengan kebohongan pada tingkat yang sudah mendarah daging.
5.      Zalnabur.
Setan yang satu ini bergentanyangan di pasar-pasar modern dan tradisional di seluruh dunia (pertandingan sepakbola, diskotik, bar, night club, konser-konser musik dan tempat hiburan semacamnya adalah termasuk pasar juga, karena di situ terjadi transaksi jasa hiburan, minuman keras dan macam-macam). Setan Zalnabur dan anak-anaknya yang mengobarkan pertengkaran, caci-maki, perselisihan dan bunuh-membunuh di antara sesama manusia di pasar-pasar tersebut.

Kerajaan Iblis diperintah oleh 7 raja, yang masing-masing raja tersebut membawahi seluruh wilayah dan rakyat setan secara bergantian setiap harinya. Ke-7 raja tersebut adalah :
1.      Maimun                : yang memerintah pada hari Sabtu.
2.      Farkan                  : yang memerintah pada hari Minggu.
3.      Arka                      : yang memerintah pada hari Senin.
4.      Samakas               : yang memerintah pada hari Selasa.
5.      Modiak                 : yang memerintah pada hari Rabu.
6.      Sauts                     : yang memerintah pada hari Kamis.
7.      Sarabuthus           : yang memerintah pada hari Jum’at.

Sumber : Dialog Dengan Jin Muslim oleh Muhammad Isa Dawud.

2 komentar:

Muallim Tamam mengatakan...

kok nama setannya ada yang tsabar

maaf mau nambahin resensi aja nih nama anak iblis - BINTANG ULAMA

Prita Narendradhuhita mengatakan...

Nama setan "Tsabar" memakai huruf "tsa'" bukan kata "sabar" dalam bahasa Indonesia yang diambil dari Ash-Shabur memakai huruf "Shad" adalah salah satu Asma Allah dalam Asmaul Husna yang artinya Allah Maha Sabar.

Untuk lebih jelasnya lihat buku "Dialog dengan Jin Muslim" oleh Muhammad Isa Dawud halaman 61