30 Desember, 2014

TAFSIR SURAT MARYAM AYAT 16-38

16.  (Dan ceritakanlah) Muhammad kepada mereka (tentang Maryam di dalam Alkitab) Al-Qur’an (yaitu ketika ia menjauhkankan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur) dari rumahnya.
17.  (Lalu ia memasang tabir yang menutupinya dari mereka) saat ia membuka jilbab, pakaian, mandi, bersuci dari haid dan sebagainya (lalu Kami) Allah (mengutus ruh Kami) Jibril as (kepadanya, maka ia) Jibril as menampakkan diri di hadapannya) Maryam (dalam bentuk  manusia sempurna).
18.  (Maryam berkata : “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pemurah terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa”).
19.  (Dia) Jibril as (berkata : “Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menganugerahimu seorang anak laki-laki yang suci”) yang kelak menjadi nabi dan rasul, Ali-‘Imran ayat 45.
20.  (Maryam berkata : “Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada seorang) pria (pun yang menyentuhku dan aku bukan pula seorang pezina!”) Ali-‘Imran ayat 47.
21.  (Jibril berkata : “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman : “Hal itu adalah mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya suatu tanda) kebesaran Allah (bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami, dan hal itu adalah suatu urusan yang sudah diputuskan”) di dalam ilmu-Ku (tertulis dalam Kitab Lauhul Mahfuzh), lalu Malaikat Jibril as atas perintah Allah meniup baju Maryam, seketika itu Maryam merasakan di dalam kandungannya ada seorang bayi, Ali-‘Imran ayat 47, An-Nisaa’ 171, Al-Anbiyaa’ 91 dan At-Tahriim 12.
22.  (Maka Maryam mengandung, lalu ia mengasingkan diri dengan kandungan itu ke tempat yang jauh) ke Bethlehem (Baitul Lahmi/Bayt Lahm), Tepi Barat (West Bank) – Palestina/Israel, sementara rumahnya Maryam berada di Kota Yerusalem yang jaraknya dengan Kota Bethlehem sekitar 9 km dan kedua kota tersebut berada di dataran tinggi Pegunungan Yudea.
23.  (Kemudian merasakan sakit akan melahirkan memaksanya bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata : “Wahai alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti dan dilupakan”) perlu diketahui bahwa sejak Malaikat Jibril as meniup baju kurungnya Maryam sampai Maryam melahirkan bayinya, hanya membutuhkan waktu sesaat atau sebentar saja.
24.  (Maka Jibril menyerunya dari tempat yang lebih rendah : “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu)yang sebelumnya kering, kini berair kembali berkat kekuasaan Allah, di Israel musim panas yang hangat, kering dan lama dan selama musim panas sampai awal musim gugur dari bulan Mei sampai September jarang turun hujan bahkan tidak turun hujan sama sekali, pada awal musim gugur bulan September suhu udara berkisar 22,7 derajat Celsius. Hal ini berarti ketika Maryam melahirkan anaknya di wilayah itu belum musim dingin tetapi sedang awal musim gugur, sebagai tandanya air sungai tersebut masih bisa mengalir pada bulan September. Kota Yerusalem, Bethlehem dan sekitarnya yang berada di dataran tinggi, jika musim dingin turun salju minimal satu kali setiap tahunnya dan terjadi badai salju setiap 3 atau 4 tahun sekali. Pada bulan Desember suhunya sangat dingin membekukan, terutama malam hari suhunya turun beberapa derajat Celsius, berangin dan di beberapa tempat turun salju yang menyebabkan air sungai dan sumber mata air lainnya membeku menjadi es, kecuali daerah pesisir pantai Israel (Laut Tengah/Laut Mediterania) seperti di Kota Tel Aviv, Haifa, Ashdod dan kota-kota pesisir pantai lainnya cenderung beriklim Mediterania, jika musim dingin di pesisir pantai Israel tidak turun salju tetapi turun hujan dan suhunya sejuk.
25.  (Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak-masak kepadamu) ini berarti di Israel dan sekitarnya sedang musim buah kurma dan di dalam kurma mengandung hormon potuchsin yang berkhasiat mampu menciutkan pembuluh darah rahim, sehingga mengurangi resiko terjadinya pendarahan rahim, sangat bagus dikonsumsi oleh wanita yang habis melahirkan dan kurma kaya glukosa dan fruktosa, jenis gula sederhana yang proses pencernakannya sebentar  sehingga lebih mudah diserap tubuh dan cepat menjadi energi instant untuk mengganti energi yang hilang pada waktu proses seorang ibu mengeluarkan bayinya, karena kurma kaya zat besi mencegah sakit anemia dan  kaya zat kalium. Nah, makan kurma bagi ibu yang habis bersalin, sangat berguna untuk mengganti zat-zat mineral yang hilang tersebut bersama darah yang keluar ketika melahirkan. Kalium berkhasiat mengurangi stress fisik dan mental, kurma juga mengandung salisilat alami yang berkhasiat menghilangkan rasa sakit, pereda demam, mencegah pembekuan darah dan anti radang. Kini terjawab sudah, mengapa Allah menganjurkan Maryam mengkonsumsi kurma setelah melahirkan bayinya. Di Israel musim dan panen biji-bijian dan buah-buahan termasuk buah kurma di bulan September sampai bulan Oktober.

Jadi Nabi Isa as lahir ketika musim buah kurma yaitu bulan September di awal musim gugur, bukan bulan Desember. Orang-orang Nasrani Unitarian di Ethiopia merayakan hari kelahiran Nabi Isa as pada bulan September. Yang lahir tanggal 25 Desember itu adalah Raja Namrud atau Nimrod, yaitu Raja Babilonia Kuno yang menggangkat dirinya menjadi tuhan (Dewa Matahari). Pada bulan Desember di Timur Tengah sedang musim dingin, jadi tidak mungkin Nabi Isa as lahir ketika salju turun, bisa mati kedinginan, karena beliau as dilahirkan oleh ibunya di bawah pohon kurma di udara terbuka. Dan Maryam melahirkan anaknya sendirian, tidak ditemani oleh siapa pun, bayi Isa tidak lahir di gua atau di kandang domba. Nabi yang suci tidak mungkin lahir di tempat yang kotor dan najis. Nama Yahudi atau Ibrani Nabi Isa as adalah Essou/Esou (Isa = bhs. Arab), Yesus itu nama Yunani, orang Yunani tidak bisa menyebut nama orang dengan akhiran huruf vokal, mereka menyebut nama orang dengan akhiran huruf mati dan huruf e dibaca y, jadi Esou di baca Yesus. Mengapa nama Yunaninya lebih terkenal daripada nama Yahudinya? Karena Paulus menciptakan agama Kristen di lingkungan orang-orang Yunani dan karena pengaruh filsafat Yunani terlalu kuat, maka istilah dalam agama Kristen pun harus memakai bahasa Yunani, seperti Kristus daripada Mesias (Mashiah = bhs. Ibrani) dan Injilnya Paulus pada awalnya ditulis dalam bahasa Yunani, yaitu Injil Matius, Lukas dan Markus, lalu dari lingkungan mereka, agama tersebut menyebar ke seluruh dunia.

Bagaimana hari kelahiran Dewa Matahari menjadi hari Natalnya Nabi Isa as? Perlu diingat! Menjelang abad 1 sampai 4 Masehi dunia (di Eropa dan Timur Tengah bagian utara) dikuasai oleh Imperium Romawi yang paganis poloteisme. Sejak agama Nasrani Unitarian dan Nasrani Trinitas masih kecil sampai berkembang pesat, para pemeluknya dikejar-kejar dan disiksa oleh penguasa Romawi. Setelah Kaisar Konstantin naik tahta menjadi kaisar, kemudian memeluk agama Nasrani Trinitas Kristen dan menempatkan agama Kristen sejajar dengan agama pagan kafir Roma (tetapi di akhir hidupnya Konstantin memeluk agama Nasrani Unitarian), banyak rakyatnya yang berbondong-bondong memeluk agama Kristen tetapi masih tetap menjalankan perayaan-perayaan agama pagan yang sekarang diwarisi oleh para penganut Kristen di seluruh dunia. Dan mereka sudah terbiasa merayakan hari kelahiran dewa-dewa mereka pada tanggal 25 Desember, mengakibatkan adat tersebut sulit dihilangkan. Perayaan ini adalah dengan mengadakan pesta-pora penuh kemeriahan yang sangat disenangi oleh rakyat. Mereka tidak ingin kehilangan hari kegembiraan seperti itu, oleh karenanya, meskipun sudah memeluk agama Kristen, Kaisar Konstantin dan rakyatnya tetap melestarikan upacara peringatan kelahiran Dewa Matahari secara meriah.

Kemudian pada abad ke-4 M adat kepercayaan tersebut masuk dalam agama Kristen setelah Konsili Nikea tahun 325 M di Kota Nikea (Iznik) - Turki, karena ajaran pihak Gereja Paulus (pengikut Paulus) paralel dengan paganisme, maka pihak Gereja Paulus meleburkan diri ke dalam adat istiadat dan kepercayaan para penyembah berhala Romawi tersebut. Sehingga hari kelahiran Sun-God (Dewa Matahari) yang jatuh pada tanggal 25 Desember diresmikan menjadi hari kelahiran Son of God (Anak Tuhan = Yesus), jadi hari Natal itu untuk melestarikan adat dan kepercayaan para penyembah berhala yang diadopsi oleh agama Kristen yang hakekatnya sama dengan merayakan hari kelahiran Dewa Matahari. Natal, pohon natal dan bingkisan natal adalah acara ritual yang berasal dari masa Kerajaan Babilonia Kuno yang belum mengenal agama yang benar yang berasal dari ajaran Semiramis (ibu kandung sekaligus istrinya Namrud), kemudian adat ini dilestarikan oleh para penyembah berhala secara turun-temurun selama ribuan tahun sampai sekarang dengan wajah baru yang disebut ajaran Kristen, jadi jelas tanggal 25 Desember bukan hari kelahiran Nabi Isa as. Dan hari Minggu pagi yaitu hari peribadatan untuk menyembah Dewa Matahari dijadikan hari peribadatan untuk menyembah Yesus, salib lambangnya Dewa Matahari dijadikan lambang ajaran agama Kristen dan nama dan patung dewa mereka diganti nama dan patung Yesus (Nabi Isa as).
26.  (Maka makanlah dan minumlah) dari air sungai kecil itu yang belum membeku karena masih di awal musim gugur (serta bersenang-hatilah engkau) karena Allah mengaruniaimu anak (Jika engkau melihat seseorang) kemudian menanyakan kepadamu tentang anak itu (maka katakanlah : “Sesungguhnya aku telah bernadzar puasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan siapapun pada hari ini”).
27.  (Kemudian Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya) sehingga kaumnya melihat anaknya (Kaumnya berkata : “Hai Maryam! Sesungguhnya, kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar”) kaumnya menuduhnya berzina, bahwa Maryam melakukan dosa besar, mempunyai anak tanpa ayah.
28.  (Hai saudara perempuan Harun!) karena Maryam adalah keturunan Yahuda dan Yahuda itu adik kandungnya Lavi yaitu kakek buyut Nabi Harun as. Walaupun jarak waktu antara Nabi Harun as bin Imran (Amran) bin Qahats (Kehat) bin Lavi bin Ya’qub as bin Ishaq as bin Ibrahim as dengan Maryam binti Eliakim/Eli/Ali Imran sekitar 12 abad, tetapi orang-orang Israel tetap menganggap keturunan Lavi dan Yahuda masih bersaudara. Lavi/Levi/Lewi dan Yahuda/Yehuda/Yahudza adalah putra-putra Nabi Ya’qub as dengan istri pertama Liya/Layya/Lea/Leah. Istri Nabi Ya’qub as ada 4 orang dan anak-anak beliau as ada 13 orang, yaitu 12 putra yang menjadi 12 suku Israel dan 1 putri bernama Dina. Nama lain Nabi Ya’qub as yaitu Israil (Israel), Maryam ayat 58. Maka keturunan Nabi Ya’qub as disebut Bani Israil atau bangsa Israel. Nama Yahudi (Ibrani) ayah Maryam yaitu Eliakim (Eli), dalam bahasa Arab namanya Ali Imran, Ali-’Imran ayat 35-37. Ali Imran adalah seorang pangeran, maka orang-orang Israel masih menghormatinya sebagai keturunan Nabi Daud (Dawud) as dan raja dari  Kerajaan Israel Serikat dari garis keturunan Pangeran Nathan bin Daud as, berarti Nabi Isa as bin Maryam adalah seorang pangeran juga karena beliau cucu dari Pangeran Ali Imran. Suami Maryam dan ayah tiri Nabi Isa as yaitu Pangeran Yusuf keturunan raja terakhir Kerajaan Yehuda menurut anggapan orang-orang Israel, yang diturunkan dari takhta Daud oleh Raja Nebukadnezar II pada tanggal 16 Maret 597 SM yang dibuang ke Babilonia lalu dipenjara puluhan tahun terus dibebaskan dan wafat di sana yaitu Raja Yoyakhin (Yekhonya) bin Yoyakim (Elyakim) bin Yosia bin Amon bin Manasye bin Hizkia bin Ahas bin Yotam bin Uzia bin Amazia bin Yoas bin Ahazia bin Yoram bin Yosafat bin Asa bin Abia bin Rehabeam bin Sulaiman as bin Daud as, jadi Maryam dan Pangeran Yusuf keduanya adalah keturunan Nabi Daud as. Pangeran Nathan adalah kakak kandung Nabi Sulaiman as, keduanya putra Nabi Daud as dari istrinya yang bernama Bath Shebha/Batsyeba/Betsyua binti Eliam (Amiel) yang melahirkan 4 putra bagi Nabi Daud as, yaitu Pangeran Simea (Syamua), Pangeran Sobab, Pangeran Nathan* dan Raja Sulaiman/Salomo/Salomon as, PL. Kitab 1 Tawarikh pasal 3:5. *Pangeran Nathan adalah bapak moyang Nabi Isa as, takhta Daud oleh Allah yang paling utama diberikan (diwariskan) kepada keturunan Nabi Daud as yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah yaitu orang yang paling bertakwa kepada Allah. Dan orang Yahudi yang paling bertakwa di antara keturunan Nabi Daud as di akhir zaman nanti adalah Nabi Isa as, maka Allah mengizini Nabi Isa as mewarisi takhta Daud untuk menjadi raja (pemimpin) dunia, PL. Kitab 1 Raja-raja pasal 2:4. Takhta Daud Allah berikan kepada keturunan Pangeran Nathan dan tidak lagi diberikan kepada keturunan Nabi Sulaiman as sejak Raja Yoyakhin raja terakhir Kerajaan Yehuda diturunkan dari takhta Daud secara paksa oleh Raja Nebukadnezar II dan takhta Daud diberikan kepada raja bonekanya yaitu Raja Zedekia bin Yosia paman Raja Yoyakhin sendiri, tetapi akhirnya Raja Zedekia memberontak kepada Raja Nebukadnezar II lalu ditangkap dan dibawa ke Babilonia menjadi tawanan. Raja Yoyakhin dan keturunannya termasuk keturunan Pangeran Yusuf untuk selamanya tidak akan menduduki takhta Daud lagi, Kitab Yeremia pasal 22:30 (Ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan perempuan pezina”) maka dari manakah anak ini.
29.  (Maka Maryam mengisyaratkan seraya menunjuk kepada anaknya, mereka berkata : “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”) bayi merah yang baru lahir.
30.  (Berkata) bayi (Isa) Ali-‘Imran ayat 46 (: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab) Injil yang Allah masukkan ke dalam kalbu Nabi Isa as saat berumur 30 tahun. Allah akan mengajarkan Alkitab, hikmah, Taurat dan Injil, Ali-‘Imran ayat 48 (dan Dia menjadikan aku seorang nabi) Ali-‘Imran ayat 49.
31.  (Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup).
32.  (Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka).
33.  (Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku telah dilahirkan, pada hari aku meninggal kelak dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali kelak”) di hari Kiamat, Ali-’Imran ayat 46.
34.  (Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya) sebagian orang menyakini Nabi Isa as anak tuhan dan yang lain mempertuhankannya.
35.  (Tidak patut bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya : “Jadilah” maka jadilah ia) lebih Subhanallah lagi ketika Allah menciptakan Nabi Adam as yang tanpa ayah dan ibu. Sesungguhnya perumpaan penciptaan Nabi Isa as di sisi Allah, adalah seperti penciptaan Nabi Adam as. Allah menciptakan Nabi Adam as dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya : ”Kun”, maka jadilah ia sesuai yang dikehendaki-Nya. Ali-’Imran ayat 58-60.
36.  Isa as berkata : (“Sesungguhnya Allah adalah Tuhanmu dan Tuhanku, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus”) Ali-’Imran ayat 51, orang-orang Nasrani Unitarian menyembah Allah dan menganggap Nabi Isa as adalah utusan Allah dan berpedoman pada Injil Barnabas, sedangkan orang-orang Nasrani Trinitas Kristen Protestan menyembah Nabi Isa as dan Nasrani Trinitas Kristen Katolik Roma menyembah Nabi Isa as dan Maryam, tetapi orang-orang Kristen Katolik Roma sangat dominan menyembah Maryam. Dan semua orang yang beragama Nasrani Trinitas Kristen  berpedoman pada Injil Yesus Kristus, yaitu tulisannya Paulus dan pengikut-pengikutnya : Kitab Injil Matius, Injil Lukas, Injil Markus, Injil Yohanes, Kisah Para Rasul, surat-surat Paulus dan surat-surat Katolik dan (kecuali) Kitab Injil Wahyu Yohanes (nubuat Nabi Yahya as), semuanya disebut Alkitab Perjanjian Baru.
37.  (Maka berselisihlah golongan-golongan) yaitu Nasrani Unitarian dengan Nasrani Trinitas (yang ada di antara mereka) Az-Zukhruf ayat 65 (Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar) yaitu hari Kiamat dan huru-haranya yang menggoncangkan.
38.  (Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zhalim pada hari ini) di dunia (berada dalam kesesatan yang nyata) karena orang kafir itu mendustakan Allah dan rasul-rasul-Nya. Kesamaan orang-orang kafir Yahudi, Nasrani Unitarian dan Nasrani Trinitas adalah mereka sama-sama tidak mengerjakan rukun Islam.


Sumber: Al-Qur’an, Tafsir Jalalain, Misteri Natal oleh Herbert W. Armstrong dan Masyhud SM dan berbagai sumber.

Tidak ada komentar: