05 November, 2014
PUASA 10 MUHARAM DAN PENGANGKATAN ISA AS
15 Agustus, 2014
FAEDAH KHUSYUK DALAM SHALAT
Hakikat ilmiah khusyuk dalam shalat:
1.
Kekhusyukan
meningkatkan kemampuan berpikir dan berkonsentrasi, juga dapat meningkatkan
fungsi metabolisme tubuh dan sistem saraf. Selain itu, khusyuk tidak hanya
berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga merupakan obat bagi berbagai macam
penyakit.
2.
Kekhusyukan
dapat meningkatkan fungsi dan kesehatan jantung.
Qur’ran surat Ar-Ra’du ayat
28-29:
28. (Yaitu orang-orang yang beriman dan hati
mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah) dengan mendirikan shalat,
dzikir, tilawah, tadarus dan berdoa (Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah
hati menjadi tenang) karena terimbas frekuensi yang sangat tinggi dan
lembut dari cahaya Al-Qur’an yang keluar dari ayat-ayat Allah yang sedang
dibacakan yang kemudian meresonansi hati dan miliaran bio elektron di seluruh
tubuhnya, sehingga hati dan kulitnya menjadi lembut dan tenang, maka keluarlah aura
jernih dari wajah dan tubuh orang-orang tersebut.
29. (“Orang-orang yang beriman dan beramal
saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik”).
3.
Kekhusyukan
meningkatkan kepercayaan diri orang yang melakukannya, sehingga dia bisa lebih
bersabar menghadapi berbagai kesulitan dan persoalan sehari-hari.
Kekhusyukan dapat
meningkatkan kesehatan dan fungsi otak, para ahli medis menemukan, bahwa otak
manusia menerima aliran elektromagnetis setiap saat, tetapi kadar gelombang
elektromagnetis itu berbeda-beda sesuai dengan tingkat aktivitas otak dan
aktivitas tubuh.
- Dalam
keadaan sadar, aktif, semangat, dan konsentrasi, muncul gelombang yang
disebut gelombang beta, berupa
getaran yang kekuatannya bervariasi, antara 15-40 Hertz getaran per detik.
- Dalam
keadaan istirahat dan konsentrasi biasa, muncul gelombang alfa yang getarannya bervariasi antara 9-14 Hertz
getaran per detik.
- Dalam
keadaan tidur, mimpi, konsentrasi tinggi, muncul gelombang teta yang berkisar 5-8 Hertz getaran.
- Dalam
tidur lelap tanpa mimpi, otak hanya mampu diliputi gelombang delta yang getarannya lebih rendah dari 4 Hertz getaran per detik.
Dapat
disimpulkan, ketika manusia berada dalam keadaan khusyuk, gelombang yang
bekerja lebih rendah getarannya. Keadaan ini menguntungkan dan menguatkan
fungsi otak, serta membantu perbaikan sel-sel otak yang rusak atau lemah akibat
penyakit atau tekanan kejiwaan atau gangguan yang lainnya. Karena aktivitas
tubuh dan otak dapat melelahkan otak, maka shalat yang khusyuk dan perenungan
dapat mengistirahatkan dan menenangkan otak. Shalat yang khusyuk membuat
beberapa bagian *korteks serebral di otak besar mengalami penambahan kapiler
jika secara rutin melakukan shalat sampai mencapai kekhusyukan. Fenomena ini
menjadi jelas jika kita mengetahui bahwa sel-sel saraf pada bagian korteks
serebral berkurang dan kinerjanya menurun seiring dengan perkembangan usia,
Jadi bisa dikatakan, kekhusyukan akan
memperlambat penuaan dan menjauhkan kita dari kepikunan. Volume otak orang
yang terbiasa berfikir dan shalat, apalagi shalatnya khusyuk, lebih besar
dibandingkan orang yang jarang atau bahkan tidak
mempergunakan otaknya untuk berfikir, merenung dan shalat. Jadi dapat
disimpulkan bahwa shalat dapat menambah
kualitas dan volume otak, sehingga seseorang bisa lebih kreatif, inovatif,
sehat dan bahagia, apalagi jika shalatnya dilakukan dengan khusyuk. Orang
shalat secara rutin dan mencapai kekhusyukan dalam beribadah, memiliki
kemampuan yang lebih besar untuk mengambil keputusan ketika menghadapi berbagai
persoalan, termasuk masalah emosi. Orang-orang yang bisa mencapai kekhusyukan
dalam shalatnya, lebih mampu mengendalikan dorongan perasaan dan hasratnya,
sehingga mereka lebih bisa merasa bahagia dibandingkan orang lain. Shalat dan
perenungan membantu mengatur berbagai aspek emosional tanpa mengobarkannya
secara berlebihan, karena shalat akan memperkuat sensor otak sehingga otak
lebih aktif dan peka, apalagi jika shalatnya dilakukan dengan khusyuk.
*Korteks serebral di otak besar (cerebral
cortex, grey matter) merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang
terdiri dari 15-33 miliar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar
10.000 sinapsis, satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu
miliar sinapsis per timbangan. Secara terperinci, aktivitas tersebut
dikendalikan pada daerah yang berbeda. Di depan celah tengah (sulkus
sentralis) terdapat daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar.
Bagian paling bawah pada korteks motor tersebut mempunyai hubungan dengan
kemampuan bicara. Daerah Anterior pada lobus frontalis berhubungan dengan kemampuan berpikir.
Shalat yang
khusyuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga rasa sakit tidak
mempengaruhi otak dan tidak menyebabkan nyeri. Jadi kekhusyukan membantu
manusia untuk menanggung dan meringankan rasa sakit, di sisi lain, kekhusyukan
merupakan metode paling efektif untuk melatih kesabaran dan pengendalian emosi.
Para ahli mengatakan, sesungguhnya sel-sel otak membutuhkan shalat secara
rutin, tafakur dan perenungan setiap saat, sehingga sel-sel tersebut bisa aktif
bekerja bahkan lebih peka dan lebih kuat. Orang-orang yang terbiasa berfikir,
merenung dan beribadah dengan khusyuk, cenderung lebih kreatif dan inovatif.
Khusyuk dalam shalat meningkatkan fungsi otak depan, supaya bisa memblokir
pesan-pesan buruk dan sesat dari setan, karena, ketika seseorang
berfikir, merenung dan berkonsentrasi penuh, otak depannya (lobus
frontalis) bekerja aktif dan merupakan pusat kendali yang mengatur
seluruh anggota tubuh manusia dan pusat pengambilan keputusan yang penting dan
memiliki pengaruh besar terhadap perilaku, emosi dan keberlanjutan masa depan
hidup kita serta bertanggung-jawab atas
kejujuran dan kebohongan kita. Fungsi otak depan yang menentukan kita
melakukan perbuatan baik atau buruk, menekan atau menunjukkan respons yang
tidak diterima sosial dan menentukan kesamaan atau perbedaan antara berbagai
peristiwa atau fenomena. Jadi otak depan melakukan fungsi mental yang rumit dan
tinggi, serta memainkan peranan penting untuk mempertahankan memori jangka
panjang yang sering dikaitkan dengan perasaan yang bersumber dari sistem
limbik dan memodifikasi berbagai perasaan itu, sehingga secara umum
bersesuaian dengan norma-norma sosial. Ketika seseorang berkata jujur atau
bohong, otak depanlah yang bekerja, jika kita perhatikan secara seksama, butuh
energi yang besar untuk berbohong.
Dalam sebuah
penelitian mengenai aktivitas otak depan dengan menggunakan metode fMRI,
diketahui bahwa, ketika seseorang berbohong, otak depannya bekerja lebih keras
dan lebih berat, sehingga membutuhkan energi yang juga lebih banyak. Jadi,
berkata jujur atau bersikap jujur akan meringankan kerja otak depan dan menjaga
kekuatannya. Dengan kata lain, ucapan dan perbuatan yang jujur sesungguhnya
sesuai dengan fitrah manusia. Ketika seseorang melakukan kebohongan, penipuan,
rekayasa atau pengkhianatan, sesungguhnya dia telah menyalahi fitrah
penciptaannya sebagai manusia. Para ahli meneliti aktivitas gelombang otak
dengan merekam peredaran darah ke semua bagian otak serta kecepatan aliran
darah ke semua bagian itu. Ternyata, otak yang bekerja paling keras adalah yang
paling banyak mendapat aliran darah. Ketika seseorang mengambil keputusan,
menentukan perilaku atau sikap yang diambil, serta mengambil suatu pilihan
penting, perencanaan suatu tindakan, upaya melepaskan diri dari berbagai
kesulitan dan hambatan dan lain-lain, maka bagian otak yang paling aktif
bekerja adalah otak depan atau lobus frontal.
Dari sini para
ulama mengambil kesimpulan bahwa otak depan merupakan otak yang bertanggung jawab
atas pengambilan keputusan dan yang paling berkuasa atas diri manusia. Bahkan
otak depan memiliki peranan yang sangat penting terhadap orientasi manusia,
baik orientasi sikap dan perilaku, maupun orientasi tempat. Bahaya paling besar
yang akan dihadapi seseorang yang mengalami kerusakan pada otak depan adalah
kehilangan orientasi dan ketidakmampuan mengambil keputusan, baik yang
berkaitan dengan perilaku, sikap maupun keputusan lainnya.
Secara lebih jelas, kerusakan pada otak
depan bisa mengakibatkan:
- Penurunan
stabilitas mental dan spontanitas,
meskipun IQ tidak terganggu.
- Penurunan atau pengurangan
berbicara secara dramatis.
- Penurunan
fungsi persepsi mengenai pengambilan risiko dan ketaatan pada hukum sosial.
- Penurunan kemampuan
bersosialisasi.
- Kerusakan pada lobus frontal
orbital dapat menyebabkan gangguan kebiasaan seksual.
- Kerusakan
pada lobus frontal dorsolateral dapat mengurangi ketertarikan seksual.
- Penurunan
atau penambahan kreativitas juga kecakapan menyelesaikan masalah,
kadang-kadang tidak mampu membaui atau merasakan sesuatu.
Mengenai kebohongan yang dilakukan manusia
maka Allah berfirman di dalam Qur’an surat Al-‘Alaq ayat 9-19:
9.
(“Bagaimana pendapatmu
tentang orang yang melarang?) yaitu Abu Jahal, tetapi
usahanya tidak berhasil, karena ia melihat sesuatu yang menakutkan,
10. (seorang hamba ketika ia mengerjakan
shalat) yaitu
Rasulullah saw.
11.
(Bagaimana
pendapatmu jika orang yang dilarang itu) yaitu Rasulullah saw (berada di atas kebenaran?),
12.
(atau ia menyuruh bertakwa?) kepada Allah.
13.
(Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu) Abu Jahal (mendustakannya) Rasulullah
saw
(dan berpaling?) dari iman.
14. (Tidaklah ia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat) segala perbuatannya.
15. (Ketahuilah, sungguh jika ia tidak berhenti) berbuat demikian (niscaya Kami tarik ubun-ubunnya) otak
depannya atau lobus frontal.
16. (Yaitu ubun-ubun orang yang mendustakan
lagi durhaka) yaitu Abu Jahal yang mendustakan dan durhaka kepada Allah
dan rasul-Nya.
17.
(Maka
biarlah ia memanggil golongannya) teman-teman majlis atau senadinya untuk menolongnya.
18.
(Kelak
Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah) malaikat yang bengis yang menyiksa orang-orang
berdosa.
19.
(Sekali-kali
jangan, janganlah kamu patuhi ia) Abu Jahal (dan sujudlah dan dekatkanlah)
dirimu kepada-Nya dengan mendirikan shalat.
Di sinilah kita memahami makna firman
Allah dalam Qur’an surat Ali-‘Imran ayat
190-191:
190.
(Sesungguhnya
dalam penciptaan Langit dan Bumi, dan silih bergantinya malam dan siang
terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal) yaitu orang yang bisa menggunakan otak
depannya secara benar saja,
191. (Yaitu orang-orang yang mengingat Allah di waktu berdiri dan duduk dan ketika berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan Langit dan Bumi) seraya berkata: (“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka”).
Sumber: Mukjizat
Kesehatan Ibadah oleh Dr.Jamal Elzaky dan berbagai sumber.
MANFAAT SHALAT SUBUH SECARA IMAN
- Ikhlas menjalankan shalat Shubuh
karena Allah.
- Tekat dan niat yang kuat untuk shalat
Shubuh tepat waktu.
- Hindari berbuat dosa karena perbuatan dosa
membuat kita absen dari shalat Shubuh dan itu adalah musibah.
- Berdoalah
dengan khusyuk dan kesungguhan hati ketika memohon kepada Allah supaya memberikan
kemampuan untuk melaksanakan shalat Shubuh tepat waktu.
- Berteman dengan orang saleh.
- Perhatikan cara tidur, jangan tidur
terlalu larut, berdoa sebelum tidur.
- Jangan kekenyangan sebelum tidur.
- Mengingat-ingat keutamaan shalat di waktu
fajar.
- Pasang alarm, bunyikan sesaat sebelum
waktu shalat Shubuh tiba.
- Ajaklah orang-orang terdekat untuk
bangun dan shalat Shubuh tepat waktu.
22 Juli, 2014
TAFSIR Al-BAQARAH AYAT 65 DAN MANFAAT SHALAT JUM’AT
Qur’an surat Al-Baqarah ayat
65 :
65. (Dan sesungguhnya kamu) orang-orang
Yahudi (telah mengetahui orang-orang yang melakukan pelanggaran di antaramu pada
hari Sabath) orang-orang yang melakukan pelanggaran di hari Sabtu ini
adalah orang-orang Yahudi Aylah di tepi Laut Qalzum (Teluk Aqabah), Yordania. Allah menguji mereka dengan memunculkan
ikan dalam jumlah banyak di pantai di setiap hari larangan, kemudian mereka
membuat jebakan ikan yang bekerja pada hari Sabtu, Al-A’raaf ayat 163-166, sementara setiap hari Sabtu, orang-orang
Yahudi dilarang bekerja, tetapi hanya boleh beribadah saja seharian penuh,
karena mereka tidak mau diperintah Allah untuk shalat Jum’at, alasannya tidak
bisa atau tidak sempat dan bisanya hari
Sabtu. Padahal saat shalat Jum’at, pasokan energi positif dalam satu minggu
yang berpusat di Ka’bah sedang dalam puncak banyaknya. Energi inilah yang
menghidupkan listrik-listrik di seluruh sel-sel dan syaraf di tubuh, di kepala,
khususnya di jantung. Dan
mengapa hanya kaum pria yang diwajibkan untuk shalat Jum’at? Ini dikarenakan
pria memiliki jantung yang lebih besar dan di jantung ada aliran listrik yang
sangat rumit dan sistimatis, maka kaum pria membutuhkan lebih banyak pasokan energi
positif daripada wanita yang diperoleh dari shalatnya. Shalat ibarat kita
mengisi baterai handphone. Pada saat kita melakukan shalat Jum’at, baterai yang
diisi akan cepat penuh karena energi positifnya dalam jumlah yang paling banyak.
Sedangkan jika hari Sabtu, energi positif dari Allah tidak sebesar energi pada
hari Jum’at (lalu Kami katakan kepada mereka : “Jadilah kalian kera yang hina”)
setelah itu mereka menjadi kera selama 3 hari dan kemudian menemui kematiannya,
An-Nisaa’ ayat 47. Hal itu terjadi
pada zaman sebelum Nabi Isa as, kemudian pada zaman Nabi Isa as, Imam Besar,
para Imam Kepala, para ulama serta umat mereka yaitu sebagian besar Bani Israil
sudah tidak lagi menjalankan shalat
wajib 5 waktu seperti yang diperintahkan Allah di dalam Kitab suci Taurat Musa.
Nabi Isa as ketika masih berada di antara Bani Israil menyebut mereka sebagai
generasi kafir.
Qur’an surat An-Nahl ayat 124 :
124. (Sesungguhnya telah dijadikan) diwajibkan
melaksanakan ibadah pada (hari Sabath atas orang-orang) Bani
Israil (yang memperselisihkannya) yaitu ketika Allah Swt memerintahkan
Nabi Musa as untuk menyuruh umat beliau as melaksanakan shalat Jum’at, akan
tetapi mereka berkata : “Kami tidak menghendakinya.” Lalu mereka memilih hari
Sabtu
(Sabath) sebagai hari untuk melaksanakan ibadah wajib, maka Allah
memerintahkan mereka harus melaksanakan ibadah wajib dan sunat pada hari Sabtu
seharian penuh dan dilarang bekerja selama beribadah (Dan sesungguhnya Tuhanmu
benar-benar akan memberi keputusan di antara mereka di hari Kiamat terhadap apa
yang telah mereka perselisihkan itu) kelak Allah Swt akan memberi
pahala kepada orang-orang yang taat dan akan mengazab orang-orang yang durhaka karena
tidak melaksanakan ibadah hari Sabtu tersebut.
PERINTAH SHALAT JUM’AT
Qur’an surat Al-Jumu’ah ayat 9-10 :
9. (Wahai orang-orang beriman, apabila telah diseru untuk melaksanakan
shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu mengingat Allah) shalat (dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika
kamu mengetahui) manfaatnya secara jasmani dan rohani.
10. (Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka
Bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya
kamu beruntung).
Rasulullah saw
bersabda :
“Matahari tidak terbit dan tidak terbenam pada hari yang lebih utama dari
hari Jum’at. Dan setiap binatang terperanjat pada hari Jum’at, kecuali golongan
jin dan manusia. Dan tiap-tiap pintu masjid ada 2 malaikat yang menuliskan amal
manusia, orang yang pertama datang untuk shalat Jum’at, maka dia (dicatat) seperti berkurban unta, kemudian yang ke-2
seperti berkurban sapi, yang datang ke-3 seperti berkurban kambing dan yang
ke-4 datang seperti berkurban ayam dan yang datang terakhir seperti berkurban
dengan telur dan jika imam telah berdiri dan berkhotbah, maka dilipatkanlah
lembaran (catatan amal manusia) itu (sehingga jika ada orang yang datang ke masjid pada saat imam
telah berdiri untuk berkhotbah, maka dia tidak dicatat berkurban apa-apa).”
Hadits riwayat Al-A’la meriwayatkan dari Abdurrahman dari Abu Hurairah.
Rasulullah saw bersabda :
“Orang yang meninggalkan 3x (shalat) Jum’at dengan meremehkan, maka hatinya akan dihalangi mengerjakan
kebaikan oleh Allah.”
Hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Nasa-i.
Rasulullah saw bersabda :
Orang yang meningglkan 3x shalat Jum’at tanpa uzur, maka akan ditulis (di
buku catatan amalnya) sebagai orang
munafik.” Hadits
riwayat Thabrani dari Usamah bin Zaid beliau putra Zaid bin Haritsah.
Hukum shalat
Jum’at :
·
Shalat Jum’at itu fardlu ‘ain (wajib) bagi kaum pria dewasa, Islam, merdeka dan tidak dalam
perjalanan.
·
Kaum wanita, anak-anak, orang
sakit, hamba sahaya dan orang yang dalam perjalanan tidak wajib shalat Jum’at.
·
Diwajibkan mandi untuk orang
yang menyengat bau badannya karena aktivitasnya berat atau bau badan dan
keringatnya bermasalah sehingga mengganggu malaikat dan jamaah yang lain.
Sumber : Al-Qur’an, Hadits dan
berbagai sumber.