10 Januari, 2013

TIDUR DINI MENCERDASKAN ANAK

Para peneliti menemukan bahwa kebiasaan begadang akan melemahkan kecerdasan anak-anak dan bahwa tidur lebih awal di malam hari akan meningkatkan kecerdasan anak-anak, termasuk potensi akal dan kemampuan mereka untuk menghadapi masalah. Penelitian yang dilakukan kepada anak klas 4 dan 6 menunjukkan bahwa semakin cepat anak tidur di malam hari, semakin baik kemampuan mereka mengerjakan soal-soal dan hafalan yang harus mereka kerjakan sebagai tugas sekolah. Anak-anak yang tidur lebih cepat ternyata dapat mengerjakan tugas-tugas dan soal-soal ujian secara lebih cepat dan lebih baik. Bahkan kemampuan mereka sejajar dengan anak-anak yang 2 tahun lebih tua umurnya dibanding mereka.

Anak-anak yang mengalami gangguan tidur akan cenderung mengalami kesulitan belajar dan tingkat kecerdasan mereka juga mengalami penurunan dibanding anak-anak lain yang tidak mengalami gangguan tidur. Selain meningkatkan kecerdasan anak-anak, tidur lebih awal pada malam hari dan tidur yang berkualitas dapat meningkatkan kekuatan daya ingat mereka. Sekelompok ilmuwan menyebutkan bahwa ada hubungan kuat antara tidur pulas dan tingkat kecerdasan serta kekuatan daya ingat anak-anak. Daya ingat anak-anak lebih kuat dan memori mereka bekerja lebih baik jika mereka tidur lebih lama pada malam hari dan lebih pulas.

Bagi anak-anak dan remaja baru gede, tidur memiliki peranan penting dalam proses pertumbuhan mereka, karena produksi hormon pertumbuhan berlangsung selama periode tidur lelap. Selama tidur, sebagian besar sel tubuh menunjukkan peningkatan produksi dan pendistribusian protein kepada semua bagian tubuh. Tidur yang berkualitas akan meningkatkan fungsi emosional dan sosial, karena ketika tidur, bgian otak yang mengendalikan fungsi interaksi emosional dan sosial beristirahat. Begitu penting peran tidur bagi kesehatan anak-anak dan remaja ABG, dan supaya tidur aman, maka Rasulullah saw mewanti-wanti umatnya untuk berdoa sebelum tidur dan berserah diri kepada Allah.

Perangkat indrawi anak-anak bersifat aktif ketika mereka dalam keadaan terjaga dan siaga menghadapi berbagai hal atau peristiwa yang berlangsung di sekitarnya, kemudian otaknya akan bekerja menyimpan segala yang dia saksikan dan alami. Dan ketika tidur, otaknya menghimpun segala macam pengetahuan, pengalaman dan informasi yang didapatnya sepanjang siang. Ketika tidur, otak bisa menyempurnakan tugasnya dengan melakukan pekerjaan yang tidak dapat dilakukan ketika dia dalam keadaan terjaga. Karena itu bayi yang masih menyusu menghabiskan 2/3 waktunya untuk tidur. Sebaiknya, lingkungan dan kondisi ruangan tempat tinggal bayi itu harus terjaga kebersihannya dan sirkulasi udaranya lancar tidak terhalang apapun, sehingga pertumbuhan otak bayi menjadi lebih baik.

Dan seiring dengan semakin bertambahnya usia anak, maka tidur mereka semakin pendek. Tujuannya adalah agar mereka dapat tidur lebih nyenyak dan lebih berkualitas sehingga otak mereka dapat menghimpun berbagai informasi dan pengetahuan yng didapatnya pada siang hari. Karena itu, tidur dianggap sebagai faktor yng sangat penting untuk menguatkan tubuh dan memori anak-anak. Agar anak-anak bisa tidur yang berkualitas, maka para ibu harus memperhatikan beberapa hal :
  1. Tidak meletakkan anak-anak, terutama anak yang masih menyusu di atas punggung mereka ketika mereka tidur.
  2. Selalu mengawasi dan menjaga suhu tubuh anak-anak agar tetap pada suhu yang ideal.
  3. Jangan mengambil kemudian menggendong anak-anak atau bayi yang sedang menyusu jika mereka terbangun dari tidur di malam hari dengan tujuan agar dia terbiasa untuk segera tidur kembali tanpa bantuan siapapun.
  4. Hindari terlalu sering keluar-masuk kamar tidur anak-anak ketika mereka sedang tidur, agar tidur mereka tidak terganggu.
  5. Selalu menjaga kebersihan tubuh, pakaian dan tempat tidur anak-anak, karena semua itu membantu mereka mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.
  6. Mendisiplinkan anak-anak agar tidur pada jam tertentu dan menyuruh mereka untuk kencing atau buang air dan menggosok gigi lebih dahulu sebelum tidur.




Sumber: Buku Induk Mukjizat Kesehatan Ibadah Karya Dr. Jamal Elzaky

Tidak ada komentar: